PU Percepat Pembangunan Pusat Pemerintahan DOB Papua Tengah
- 11 Agt 2026 07:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian PU mempercepat pembangunan pusat pemerintahan Papua Tengah untuk mendukung penyelenggaraan Daerah Otonomi Baru (DOB) dan pelayanan publik
- Pembangunan Kantor Gubernur, DPRD, dan MRP Papua Tengah telah mencapai progres 36,90 persen dan ditargetkan rampung Desember 2026
- Pemerintah juga menata kawasan pusat pemerintahan sebagai bagian penguatan kelembagaan Papua Tengah
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah sebagai dukungan terhadap Daerah Otonomi Baru (DOB). Pembangunan tersebut ditujukan memperkuat penyelenggaraan pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan DOB memerlukan dukungan infrastruktur pemerintahan yang memadai. Menurutnya, kolaborasi pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci mewujudkan pelayanan publik yang optimal.
"Pembangunan DOB perlu didukung dengan infrastruktur yang memadai. Karena itu, kolaborasi pemerintah pusat dan daerah penting agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan dan mendukung pelayanan kepada masyarakat," kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis, Senin, 10 Agustus 2026.
Melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PU membangun Kantor Gubernur, DPRD, dan Majelis Rakyat Papua (MRP). Hingga 9 Agustus 2026, progres konstruksi ketiga gedung tersebut telah mencapai 36,90 persen.
Seluruh pembangunan fisik ini ditargetkan rampung pada Desember 2026 sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah. Infrastruktur pemerintahan tersebut diharapkan mendukung kesiapan kelembagaan Papua Tengah sebagai DOB.
Pembangunan Gedung Kantor Gubernur, DPRD, dan MRP Papua Tengah ini telah dimulai sejak 20 Oktober 2025. Proyek tersebut dikerjakan PT Pembangunan Perumahan–PT Abdi Bumi Cendrawasih (KSO) dengan nilai kontrak Rp355,36 miliar.
Pendanaan pembangunan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian PU. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan penataan kawasan pusat pemerintahan sebagai pendukung operasional pemerintahan daerah.
Penataan kawasan tersebut mencakup pembangunan gerbang utama, Taman Kota Cenderawasih, ruang terbuka hijau, dan alun-alun. Pekerjaan lainnya meliputi prasarana pendukung, gedung penunjang, fasilitas pemadam kebakaran, plambing, serta instalasi elektrikal.
Pekerjaan penataan kawasan ini juga telah dimulai sejak Desember 2025 dengan target penyelesaian pada Desember 2026. Hingga kini, progres pekerjaan kawasan telah mencapai 25,34 persen.
Adapun beberapa pekerjaan yang sedang berlangsung meliputi penimbunan saluran, pengecoran box culvert, dan pembangunan Pos Pemadam Kebakaran. Kemudian, pengujian sand cone juga terus dilakukan sebagai bagian dari tahapan pelaksanaan konstruksi.
Sebagai informasi, kawasan pusat pemerintahan Papua Tengah ini berjarak sekitar 15,5 kilometer dari Bandar Udara Douw Aturure. Sementara, dari pusat Kabupaten Nabire, lokasi tersebut berjarak sekitar 28,5 kilometer.
Pembangunan pusat pemerintahan ini diharapkan memperkuat kesiapan kelembagaan Papua Tengah sebagai daerah otonom baru. Langkah tersebut juga sejalan dengan pemerataan pembangunan dan penguatan wilayah Papua melalui implementasi Visi PU608.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....