Koops Habema Evakuasi Warga dari Wilayah Rawan OPM di Papua Tengah

  • 10 Agt 2026 15:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Koops TNI Habema mengevakuasi seorang warga dari wilayah yang dinilai rawan aktivitas Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Ugimba, Papua Tengah, Minggu 9 Agustus 2026.
  • Evakuasi dilakukan saat personel Koops Habema tengah melaksanakan patroli di wilayah tersebut.
  • Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Koops TNI Habema dalam memberikan perlindungan dan rasa aman bagi warga Papua.

RRI.CO.ID, Jakarta - Koops TNI Habema mengevakuasi seorang warga dari wilayah yang dinilai rawan aktivitas Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Ugimba, Papua Tengah, Minggu 9 Agustus 2026. Evakuasi dilakukan saat personel Koops Habema tengah melaksanakan patroli di wilayah tersebut.

Warga itu diduga tertinggal dari rombongan warga lainnya yang telah lebih dahulu mengungsi ke tempat aman untuk menghindari ancaman kelompok bersenjata. Kapen Koops TNI Habema Letkol I Inf Wirya Arthadiguna mengatakan personel menemukan warga tersebut ketika melakukan patroli di wilayah Ugimba.

"Proses evakuasi kemanusiaan tersebut dilaksanakan menggunakan dua unit Helikopter Bell pada Minggu (9/8) pukul 12.25 hingga 12.48 WIT," kata Wirya dalam siaran persnya di Jakarta, Senin 10 Agustus 2026. Setelah dievakuasi, warga tersebut dibawa menuju Distrik Sugapa untuk mendapatkan pengamanan dan pendampingan lebih lanjut.

"Setibanya di Distrik Sugapa, warga tersebut kemudian diserahkan kepada Bapak Misael Sondegau selaku Ketua Tim Penanganan Konflik Kabupaten Intan Jaya untuk proses pendampingan," ujarnya. Wirya mengatakan evakuasi tersebut merupakan bagian dari upaya TNI untuk memastikan keselamatan masyarakat di wilayah Papua yang terdampak konflik.

Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Koops TNI Habema dalam memberikan perlindungan dan rasa aman bagi warga Papua. "Koops TNI Habema akan terus bekerja guna memastikan warga Papua terhindar dari aksi kekerasan kelompok separatis OPM," ucap Wirya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....