Empat Perjalanan Commuter Line Terlambat Akibat Insiden Jurangmangu

  • 10 Agt 2026 23:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KAI Commuter menangani insiden orang tertemper kereta di area Stasiun Jurangmangu.
  • Kepolisian dan tim medis mengevakuasi korban perempuan menuju RSUD Tangerang Selatan.
  • Empat perjalanan Commuter Line mengalami keterlambatan hingga 25 menit akibat penanganan insiden.

RRI.CO.ID, Tangerang Selatan - Empat perjalanan Kereta Rel Listrik Commuter Line mengalami keterlambatan dampak insiden tertemper di Stasiun Jurangmangu. Penanganan insiden orang diduga loncat tersebut menyebabkan kelambatan perjalanan kereta hingga mencapai 25 menit.

Peristiwa tersebut menimpa seorang korban perempuan pada Senin, 10 Agustus 2026 pukul 16.30 WIB. Petugas Pengamanan Dalam Stasiun Jurangmangu segera menuju tempat kejadian guna mengamankan seluruh area stasiun.

Public Relations KAI Commuter Leza Arlan menyampaikan bahwa petugas langsung melakukan penanganan usai menerima laporan. Aparat Kepolisian tiba di Stasiun Jurangmangu sekitar pukul 17.30 WIB untuk melakukan proses evakuasi.

"KAI Commuter selanjutnya berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan layanan medis untuk melakukan penanganan lebih lanjut. Bersama pihak berwajib kami mendalami dugaan tersebut," ujar Leza.

Leza menjelaskan bahwa proses evakuasi korban tersebut telah selesai dilakukan sekitar pukul 18.30 WIB. Korban berjenis kelamin perempuan tersebut selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang Selatan.

"Pihak keluarga juga telah kami kabari dan datang ke Stasiun Jurangmangu," kata Leza.

Keterlambatan perjalanan terjadi pada Commuter Line Nomor 1742D relasi Tanah Abang menuju Parung Panjang. Selain itu perjalanan kereta Nomor 1744D relasi Rangkasbitung juga mengalami penundaan selama 22 menit.

Perjalanan Commuter Line Nomor 1746D tujuan Rangkasbitung turut tertahan hingga mencapai durasi 20 menit. Sementara Kereta Nomor 1748D relasi Tanah Abang menuju Tigaraksa mencatat keterlambatan selama 14 menit.

Leza mengimbau seluruh pengguna agar senantiasa menjaga keselamatan dan mematuhi arahan petugas di stasiun. Masyarakat juga diajak untuk saling memberikan perhatian dan dukungan kepada sesama warga di sekitarnya.

"Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna Commuter Line atas adanya insiden ini sehingga berdampak pada keterlambatan perjalanan Commuter Line sore ini selama proses penanganan berlangsung. Keselamatan pengguna, petugas, dan perjalanan Commuter Line tetap menjadi prioritas kami," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....