BTB Gelar Pelatihan Mitigasi Kebakaran di Rumah Sehat BAZNAS

  • 07 Agt 2026 22:32 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menggelar pelatihan dan simulasi mitigasi kebakaran bagi personel Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Indonesia.
  • Pelatihan tersebut sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi risiko kebakaran di fasilitas layanan kesehatan.
  • Pelatihan diikuti seluruh pegawai RSB Indonesia dengan materi yang mencakup dasar-dasar kebakaran, klasifikasi jenis kebakaran, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), alat pelindung diri (APD).

RRI.CO.ID, Jakarta - BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menggelar pelatihan mitigasi kebakaran bagi seluruh pegawai Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Indonesia. Upaya ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi risiko bencana kebakaran di fasilitas kesehatan.

Acara ini berlangsung di Gedung Rumah Sehat BAZNAS Jakarta pada hari Kamis, 6 Agustus 2026. Pusat Pendidikan dan Pelatihan BAZNAS bekerja sama dengan BTB dalam menyelenggarakan agenda pelatihan tersebut.

Materi kegiatan mencakup dasar kebakaran, klasifikasi jenis kebakaran, serta penggunaan alat pemadam api ringan (APAR). Para peserta juga mendapatkan materi tentang alat pelindung diri (APD) dan prosedur keselamatan tahap awal.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, menyampaikan keterangan resminya. Peserta mempraktikkan simulasi penggunaan APAR menggunakan teknik PASS sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku.

"Dengan kesiapsiagaan yang baik, pelayanan kepada masyarakat diharapkan tetap berlangsung secara optimal, aman, dan tidak terganggu," ujar Idy.

Wakil Kepala BAZNAS Tanggap Bencana, Taufiq Hidayat, memberikan penilaian terkait urgensi dari simulasi tersebut. Langkah preventif ini sangat penting untuk membangun budaya kesiapsiagaan di seluruh lingkungan fasilitas kesehatan.

"Rumah Sehat BAZNAS merupakan fasilitas pelayanan masyarakat yang memiliki bangunan sendiri sehingga memiliki potensi risiko kebakaran," kata Taufiq.

Kepala Klinik RSB Indonesia, dr. Reza Ramdhoni, turut menyambut baik penyelenggaraan kegiatan pelatihan keselamatan tersebut. Seluruh pegawai klinik diwajibkan memiliki kemampuan penanganan dini apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat bencana.

"Pengetahuan ini meningkatkan kemampuan kami dalam melakukan penanganan awal, khususnya terkait kebakaran. Semoga dapat menjaga keselamatan bersama dan meningkatkan kesiapsiagaan di lingkungan fasilitas kesehatan Rumah Sehat BAZNAS," ujar Reza.

Pelatihan ini memberikan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan secara langsung dalam aktivitas sehari-hari pegawai. Kesiapan seluruh personel menjadi faktor penting demi menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....