PCNU Tangsel Perkuat Literasi Digital Hadapi Disrupsi Informasi
- 08 Agt 2026 07:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang Selatan bersiap transgormasi menghadapi disrupsi digital kedepannya
- Hal tersebut mendapat dukungan dari pemerintah pusat maupun daerah
RRI.CO.ID, Tangerang Selatan – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang Selatan mendorong penguatan literasi digital menghadapi derasnya arus informasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga masyarakat dari disinformasi sekaligus memperkuat peran organisasi keagamaan di ruang digital.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan, Tubagus Asep Nurdin, mengatakan transformasi digital menjadi kebutuhan organisasi keagamaan. Menurutnya, NU memiliki peran strategis dalam menghadirkan informasi keagamaan yang moderat dan dapat dipercaya.
“Transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan administratif, melainkan sebuah keniscayaan mutlak bagi organisasi keagamaan sebesar Nahdlatul Ulama,” ujar Asep Nurdin, Jumat 7 Agustus 2026.
Ia menilai kader NU perlu memiliki kemampuan menyaring informasi sebelum menyebarkannya kepada masyarakat. Kader juga didorong memproduksi konten keagamaan yang edukatif dan mencerahkan.
“Ruang digital kita hari ini dibanjiri oleh arus informasi yang deras dan tidak semuanya terverifikasi dengan baik. Oleh karena itu, kader-kader NU harus berada di garda terdepan dalam literasi digital,” katanya.
Menurut Asep, kemampuan literasi digital semakin penting karena disinformasi dapat memengaruhi hubungan sosial di tengah masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi dengan organisasi keagamaan untuk memperluas edukasi digital.
“Kami di Pemerintah Kota Tangerang Selatan, khususnya melalui Diskominfo, siap berjalan berdampingan dengan PCNU Tangsel. Kolaborasi ini sangat krusial agar program-program literasi digital pemerintah dapat terintegrasi dengan baik,” ujarnya.
Wakil Sekretaris PCNU Kota Tangerang Selatan, Diana Mutiah, mengatakan penguatan kapasitas organisasi menjadi bagian dari agenda kepengurusan baru. PCNU Tangsel akan membahas tantangan tersebut melalui diskusi mengenai masa depan organisasi keagamaan di tengah disrupsi digital.
“Kami juga menggelar rangkaian acara pelantikan pengurus baru masa khidmat 2026-2031 yang dipadukan dengan agenda strategis berupa diskusi publik mendalam,” kata Diana.
Diskusi tersebut mengusung tema “Transformasi Digital dan Masa Depan NU: Digital Disruption dan Masa Depan Organisasi Keagamaan”. Kegiatan dijadwalkan berlangsung di Graha Aswaja NU 2, kompleks Pusdiklat PCNU Tangerang Selatan, Sabtu 8 Agustus 2026.
Forum tersebut akan mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, dan organisasi keagamaan. Sejumlah tokoh yang dijadwalkan hadir antara lain Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Fifi Aleyda Yahya serta Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Asep Saepudin Jahar.
PCNU Tangsel berharap forum tersebut menghasilkan gagasan yang dapat memperkuat adaptasi organisasi terhadap perkembangan teknologi. Masyarakat dan warga Nahdliyin yang tidak dapat hadir langsung juga dapat mengikuti kegiatan melalui siaran langsung kanal resmi TVNU Tangsel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....