Warga Krisis Air Bersih di Tangsel Kian Bertambah

  • 07 Agt 2026 04:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang mengalami kesulitan air bersih semakin bertambah
  • Saat ini jumlahnya mencapai 222 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar pada 10 titik di dua kecamatan

RRI.CO.ID, Tangerang - Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang mengalami kesulitan air bersih semakin bertambah. Saat ini jumlahnya mencapai 222 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar pada 10 titik di dua kecamatan.

Sekretaris BPBD Tangsel, Essa Nugraha mengatakan krisis air sebelumnya hanya terjadi di Kecamatan Setu. Namun kini beberapa warga Kecamatan Serpong juga mulai kesulitan air bersih.

Berdasarkan catatan terbaru BPBD Tangsel, kekeringan kini telah mencapai 10 titik yang tersebar di dua Kecamatan. “Terdapat 10 titik kekeringan. Sembilan titik di kelurahan keranggan, Kecamatan Setu. Sedangkan satu titik di Kelurahan Serpong, Kecamatan serpong,” ujar Essa Nugraha, Kamis, 6 Agustus 2026.

Essa menjelaskan kekeringan itu disebabkan karena saat ini telah memasuki musim kemarau panjang. Akibatnya tidak ada curah hujan turun dalam beberapa waktu terakhi dan mengalami kekeringan.

Kondisi itu membuat beberapa wilayah yang letak geografisnya berada didataran tinggi membuat cadangan air habis. “Selain itu juga, sebagian besar warga setempat masih mengandalkan sumur gali atau sumur dangkal yang langsung berdampak ketika permukaan air tanah turun. Dari total 10 titik kekeringan tersebut, sebanyak 222 KK terdampak kesulitan air bersih," ucapnya.

Pemkot Tangsel melalui BPBD dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) hingga saat ini masih terus mendistribusikan air bersih. Tercatat sudah 206.050 liter air bersih didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Tangsel, Didin Sihabudin menambahkan pihaknya mendistribusikan sekitar 17.000-28.000 liter air bersih setiap hari. Penyaluran air bersih akan terus dilakukan hingga kondisi sumur warga kembali normal.

"Air tersebut bersumber dari PDAM Tirta Traya Cisadane Serpong, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSC). Serta dukungan dari PT Sinar Mas Land BSD," kata dia.

Oleh karenanya, BPBD mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih agar berkoordinasi dengan pengurus RT/RW setempat. Selanjutnya, pihak RT/RW dapat mengajukan permohonan distribusi air bersih kepada BPBD Kota Tangsel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....