Pos Indonesia Layani Lebih dari 500 Ribu Penerima Pensiun Tiap Bulan

  • 07 Agt 2026 17:47 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Pos Indonesia melayani pembayaran pensiun bagi lebih dari 500 ribu penerima manfaat setiap bulan melalui kerja sama dengan PT Taspen dan PT Asabri.
  • Layanan pembayaran pensiun mencakup pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri dengan jangkauan melalui sekitar 4.000 Kantor Pos di seluruh Indonesia.
  • Pos Indonesia menjadi salah satu mitra penyalur pensiun terbesar di luar sektor perbankan dengan jaringan distribusi yang luas di seluruh nusantara.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Pos Indonesia (Persero) melayani pembayaran pensiun bagi lebih dari 500 ribu penerima manfaat setiap bulan. Layanan tersebut mencakup pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri melalui kerja sama dengan PT Taspen (Persero) dan PT Asabri (Persero).

Pembayaran pensiun dilakukan melalui sekitar 4.000 Kantor Pos di seluruh Indonesia. Jaringan tersebut menjadikan Pos Indonesia sebagai salah satu mitra penyalur pensiun terbesar di luar sektor perbankan.

Berdasarkan data PT Taspen per Juni 2026, terdapat sekitar 3,25 juta pensiunan ASN yang menerima manfaat melalui 46 mitra bayar. Pos Indonesia menangani lebih dari 500 ribu penerima manfaat, termasuk tambahan sekitar 142 ribu pensiunan Taspen yang dialihkan dari layanan perbankan pada pertengahan 2025.

Layanan pembayaran pensiun disediakan melalui beberapa pilihan. Penerima manfaat dapat mencairkan dana di Kantor Pos, menggunakan aplikasi Pospay, menarik tunai di gerai Indomaret melalui kode transaksi, atau memanfaatkan layanan antar ke rumah bagi pensiunan yang memenuhi persyaratan.

Ketua Indonesian Bureaucracy and Service Watch (IBSW), Nova Andika, menilai layanan tersebut membantu memperluas akses pembayaran pensiun, terutama bagi penerima manfaat di daerah yang belum memiliki layanan perbankan memadai.

"Yang dilayani adalah para purna bakti ASN, TNI, dan Polri yang telah mengabdi kepada negara. Mereka berhak memperoleh pelayanan yang tepat waktu dan mudah diakses," kata Nova dalam keterangan tertulis, Jumat 7 Agustus 2026.

Ia menilai keberadaan sekitar 4.000 Kantor Pos menjadi salah satu keunggulan dalam menjangkau pensiunan hingga ke berbagai daerah. Menurutnya, layanan antar ke rumah dan pembayaran digital juga memberikan kemudahan bagi pensiunan lanjut usia maupun yang memiliki keterbatasan mobilitas.

"Kehadiran layanan digital dan layanan antar menunjukkan upaya menghadirkan pelayanan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan penerima manfaat," ujarnya.

Pos Indonesia menyatakan akan terus memperkuat layanan jasa keuangan, termasuk pembayaran pensiun. Langkah tersebut dilakukan melalui sinergi dengan Taspen dan Asabri untuk meningkatkan akses layanan bagi para penerima manfaat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....