162 KK Tangsel Butuh 73.100 Liter Air Bersih

  • 24 Jul 2026 21:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kesulitan air bersih akibat kekeringan dan kemarau panjang di Kota Tangerang Selatan, Banten semakin memprihatinkan
  • Sebanyak 162 Kepala Keluarga (KK) yang berada di Keranggan, Kecamatan Setu terdampak

RRI.CO.ID, Tangerang - Kesulitan air bersih akibat kekeringan dan kemarau panjang di Kota Tangerang Selatan, Banten semakin memprihatinkan. Sebanyak 162 Kepala Keluarga (KK) yang berada di Keranggan, Kecamatan Setu terdampak.

"Jumlah total terdampak hingga hari ini sebanyak 162 KK. Sedangkan jumlah air bersih terdistribusi sekitar 73.100 liter," ujar Sekretaris BPBD Kota Tangerang Selatan, Essa Nugraha, Jumat 24 Juli 2026.

Menurut Essa, dari 162 KK itu tersebar pada delapan titik di Kecamatan Setu. Pertama, RT 02/01, RT 04/02, RT 01/02, RT 13/05, RT 03/01, RT 06/02, RT 12/05 dan terakhir RT 05/02.

"Untuk lokasi penanganan ada di RT 001 RW 01, RT 012 RW 05 dan RT 004 RW 02. Ditambah lagi, RT 005 RW 02 serta RT 006 RW 02," ucapnya.

Essa juga merinci sumber pendistribusian air bersih BPBD sebanyak 18.050 liter, PDAM Tirta Traya Cisadane Serpong, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane dan PT Sinar Mas Land BSD. Kendaraan yang digunakan truck tangki air Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Tangerang Selatan kapasitas 4.000 liter.

"Mobil truk tangki air Kemitraan BBWSCC kapasitas 8.000 liter, truk tangki air PT Sinar Mas Land BSD kapasitas 5.000 liter. Ditambah mobil pick up toren PMI Tangerang Selatan berkapasitas 1.050 liter," kata dia.

Sebelumnya, kekeringan yang melanda Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai meluas. Jumlah titik yang mengalami krisis air bersih bertambah dari tiga menjadi empat lokasi.

Sehingga BPBD Kota Tangsel kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak. Pada pendistribusian, BPBD menyalurkan air bersih ke empat titik di Kelurahan Keranggan, yakni RT 02/RW 01, RT 04/RW 02, RT 11/RW 04, dan RT 13/RW 05.

Satgas BPBD Kota Tangsel, Coky Harianto mengatakan penambahan titik distribusi menunjukkan wilayah terdampak kekeringan semakin bertambah dibandingkan sebelumnya. "Awalnya tiga titik, sekarang bertambah menjadi empat titik," ujarnya, Jumat 18 Juli 2026.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga, BPBD mengirimkan sekitar 5.000 liter air bersih ke lokasi terdampak. "Untuk hari ini kita dari BPBD Kota Tangerang Selatan mengirimkan 5.000 liter air untuk empat titik yang ada di Kelurahan Keranggan," kata dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....