Serena Francis Gandeng PIM Perkuat Pemberdayaan Perempuan di Kupang

  • 05 Agt 2026 03:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Wali Kota Kupang Serena Cosgrova Francis memperkuat sinergi dengan Perempuan Indonesia Maju (PIM) untuk mendukung pembangunan inklusif
  • Pemerintah Kota Kupang mengembangkan program INA KASIH guna membantu perempuan prasejahtera memenuhi kebutuhan kesehatan reproduksi
  • PIM berharap kolaborasi diperluas melalui pembentukan kepengurusan di Nusa Tenggara Timur serta program CSR bidang kesehatan, ekonomi, dan pendidikan

RRI.CO.ID, Jakarta – Wakil Wali Kota Kupang Serena Cosgrova Francis memperkuat sinergi pemberdayaan perempuan bersama Perempuan Indonesia Maju (PIM). Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah yang inklusif sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.

Komitmen tersebut dibahasnya dalam pertemuan bersama Ketua Umum PIM Lana T. Koentjoro di Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026. Keduanya mendiskusikan berbagai peluang kerja sama memperkuat peran perempuan sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Serena menilai PIM menjadi wadah strategis meningkatkan kapasitas perempuan melalui berbagai program pemberdayaan di berbagai bidang. Program tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial, budaya, hukum, lingkungan hidup, serta ketahanan keluarga.

Menurut Serena, organisasi perempuan memiliki peran penting melahirkan perempuan yang mandiri dan peduli terhadap persoalan sosial. Ia menegaskan perempuan sangat berkontribusi besar dalam pembangunan keluarga maupun berbagai sektor kehidupan masyarakat.

"Perempuan memiliki peran yang sangat besar dalam pembangunan. Tidak hanya di dalam keluarga, tetapi juga dalam dunia pendidikan, ekonomi, politik, maupun kehidupan sosial kemasyarakatan," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa, 4 Agustus 2026.

Selain itu, Serena juga mengapresiasi kiprah Lana T. Koentjoro dalam pelestarian kebaya sebagai identitas budaya bangsa Indonesia. Sehingga, kebaya telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO melalui pengajuan bersama lima negara Asia Tenggara.

Ia menyebut, Pemerintah Kota Kupang juga terus akan mendorong kebijakan yang berpihak kepada perempuan dan anak. Salah satu program unggulan Pemerintah Kota Kupang ialah INA KASIH yang membantu perempuan prasejahtera memenuhi kebutuhan dasar kesehatan reproduksi.

Menurutnya, program tersebut juga bertujuan menjaga martabat perempuan melalui pelaksanaannya oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Kupang. "Inovasi INA KASIH lahir dari empati dan kepedulian pemerintah terhadap kondisi nyata yang dialami perempuan di masyarakat," ucap Serena.

Sementara itu, Lana T. Koentjoro menyatakan berbagai program Pemerintah Kota Kupang sejalan dengan visi pemberdayaan perempuan yang dikembangkan PIM. Ia berharap sinergi tersebut diperkuat melalui program CSR di bidang kesehatan, ekonomi, dan pendidikan.

“Ke depan kami berharap dapat bersinergi melalui berbagai program CSR, baik di bidang kesehatan, ekonomi, maupun pendidikan. Di bidang pendidikan, PIM juga telah bekerja sama dengan President University dalam pemberian beasiswa bagi generasi muda," ujar Lana.

Lana juga berharap kepengurusan PIM segera terbentuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Menurutnya, langkah tersebut akan memperluas kontribusi organisasi dalam pemberdayaan perempuan serta pembangunan masyarakat yang inklusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....