Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Warga Diminta Waspada
- 04 Agt 2026 18:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada Selasa pukul 12.42 WITA
- Kolom abu teramati mencapai sekitar 300 meter di atas puncak gunung. atau sekitar 300 meter di atas puncak
- Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bramantya Aji Putra Mahendra, mengatakan kolom abu teramati mencapai sekitar 1.884 meter di atas permukaan laut
RRI.CO.ID, Flores Timur - Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada Selasa pukul 12.42 WITA. Kolom abu teramati mencapai sekitar 300 meter di atas puncak gunung.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bramantya Aji Putra Mahendra, mengatakan kolom abu teramati mencapai sekitar 1.884 meter di atas permukaan laut atau sekitar 300 meter di atas puncak. "Abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat hingga barat laut," kata Bramantya, Selasa, 4 Agustus 2026.
Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 29,6 milimeter dan berlangsung selama sekitar tiga menit 17 detik. Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki masih berada pada Level III atau Siaga.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.
Masyarakat juga diminta tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.
Selain itu, PVMBG mengingatkan warga agar mewaspadai potensi banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Terutama di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Bagi masyarakat yang terdampak hujan abu vulkanik, PVMBG mengimbau agar menggunakan masker. Atau penutup hidung dan mulut untuk mengurangi risiko gangguan pada sistem pernapasan.
PVMBG juga meminta Pemerintah Kabupaten Flores Timur terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang. Maupun dengan PVMBG Badan Geologi guna memperoleh informasi terkini mengenai aktivitas gunung api tersebut.
Selain itu, PVMBG menyatakan akan terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan BPBD Kabupaten Flores Timur dalam penyampaian informasi. Serta pelaksanaan upaya mitigasi terhadap aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....