KMP Mutiara Sentosa II: 227 Selamat, Lima Meninggal
- 03 Agt 2026 04:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tim gabungan memperkuat kesiapsiagaan di Pelabuhan Kalianget untuk menerima korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II.
- Data sementara mencatat 227 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.
- Operasi pencarian masih berlangsung dengan dukungan sembilan kapal meski terkendala gelombang dan angin kencang.
RRI.CO.ID, Sumenep - KMP Mutiara Sentosa II mengangkut 232 penumpang, 26 anak buah kapal, dan 13 kru tambahan. Sebanyak 227 orang dilaporkan selamat, sedangkan lima orang dinyatakan meninggal dunia berdasarkan data sementara.
Tim gabungan memperkuat kesiapsiagaan di Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, untuk mengantisipasi kedatangan korban. Unsur Polri, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Basarnas, KSOP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Dibantu, tenaga kesehatan, dan Pemerintah Kabupaten Sumenep ikut terlibat.
Posko terpadu telah didirikan di Pelabuhan Kalianget sebagai pusat koordinasi penanganan korban kebakaran kapal tersebut. Posko pendukung juga disiapkan di tiga pulau terdekat beserta jalur evakuasi menuju rumah sakit rujukan.
Kepala Biro Operasi Polda Jawa Timur Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu menjelaskan seluruh personel memprioritaskan penyelamatan korban. Informasi tersebut disampaikan Ariek pada Minggu, 2 Agustus 2026.
"Seluruh personel kami fokuskan pada penyelamatan korban. Ketika korban tiba di Pelabuhan Kalianget, kami pastikan seluruh layanan, mulai dari evakuasi hingga penanganan medis, dapat berjalan dengan baik," ujar Ariek.
Koordinator Pos SAR Sumenep Nur Hadi Santoso menyampaikan operasi pencarian melibatkan kapal-kapal di sekitar lokasi kejadian. Kondisi gelombang laut dan angin kencang masih memengaruhi pergerakan seluruh tim penyelamat di lapangan.
"Korban dievakuasi menggunakan sembilan kapal yang berada di sekitar lokasi. Sebagian korban telah diberangkatkan menuju Surabaya menggunakan kapal Meratus Pematang Siantar dengan estimasi tiba sekitar pukul 21.00 WIB. Selain itu, tujuh orang lainnya dievakuasi menggunakan Kapal Motor Selaras Mas," kata Nur Hadi.
Tim gabungan terus melakukan pendataan terhadap seluruh korban setelah proses evakuasi berlangsung dari lokasi kejadian. Aparat juga berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait untuk mempercepat pelayanan kesehatan dan penyampaian informasi kepada keluarga korban.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....