Warga Cianjur Diimbau Waspadai Hujan Lebat Tiga Hari ke Depan
- 31 Jul 2026 19:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BPBD Cianjur, Jawa Barat, memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam tiga hari ke depan.
- BPBD pun telah menyiagakan puluhan petugas serta 360 relawan di seluruh wilayah.
- BPBD mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan longsor, banjir, maupun pergeseran tanah agar lebih peka terhadap tanda-tanda alam.
RRI.CO.ID, Cianjur - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam tiga hari ke depan. BPBD pun telah menyiagakan puluhan petugas serta 360 relawan di seluruh wilayah.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cianjur, Samudra Wira Purnama, mengatakan langkah tersebut dilakukan menyusul BMKG yang memprakirakan sejumlah wilayah di Jawa Barat. Termasuk Kabupaten Cianjur, berpotensi diguyur hujan.
Menurutnya, kondisi cuaca tersebut berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pergerakan tanah. Terutama di wilayah yang selama ini dikenal rawan bencana.
"Kami meminta masyarakat mulai dari utara hingga selatan Cianjur meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Karena diprediksi hujan turun dengan intensitas rendah hingga tinggi dapat memicu terjadinya bencana alam," kata Samudra di Cianjur, Jumat 31 Juli 2026.
Ia mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan longsor, banjir, maupun pergeseran tanah agar lebih peka terhadap tanda-tanda alam. Apabila hujan deras turun, khususnya pada malam hari, masyarakat diminta segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman apabila kondisi dinilai membahayakan.
Samudra menjelaskan, perubahan cuaca dari periode panas ke musim hujan juga meningkatkan risiko terjadinya longsor. Retakan tanah yang muncul saat cuaca panas dapat menjadi jalur masuk air hujan, sehingga memperbesar potensi pergerakan tanah.
"Saat cuaca panas dapat menimbulkan beberapa retakan di permukaan tanah, saat hujan turun airnya dapat meresap melalui rongga retakan tanah sehingga dapat memicu terjadinya longsor dan pergeseran tanah," ujarnya. Sebagai langkah antisipasi, BPBD Cianjur telah menyiagakan puluhan personel bersama 360 relawan yang tersebar di berbagai desa.
Mereka bertugas memantau kondisi wilayah, memberikan peringatan kepada masyarakat, menyusun laporan harian, hingga melakukan penanganan cepat dan evakuasi apabila terjadi bencana. "Kami siagakan puluhan petugas dan 360 relawan di setiap desa guna memantau, melaporkan, dan melakukan upaya penanganan cepat ketika terjadi bencana," kata Samudra.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....