Investasi di Bekasi Paling Banyak di Sektor Industri dan Properti
- 30 Jul 2026 23:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Investasi di Kota Bekasi paling banyak berada di sektor industri dan properti sepanjang tahun 2026 ini.
- Sementara itu realisasi investasi di Kota Bekasi pada semester pertama 2026 telah mencapai Rp9,7 Triliun.
- Realisasi investasi semester pertama setara 81 persen target investasi sepanjang 2026 yang dipatok Rp12,2 triliun.
RRI.CO.ID, Kota Bekasi-Investasi di Kota Bekasi paling banyak menyasar sektor industri dan properti sepanjang tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi, Priadi Santoso.
Menurutnya, selama semester pertama realisasi investasi di Kota Bekasi didominasi sektor industri dan properti. Kemudian disusul investasi di sektor telekomunikasi, jasa dan perdagangan.
"Peringkat satu masih di sektor industri, kedua itu sektor properti, lalu yang ketiga itu sektor telekomunikasi. Sedangkan ke empat perdagangan dan jasa," katanya, Kamis, 30 Juli 2026.
Ia mengatakan, selama semester pertama tahun 2026, realisasi investasi di Kota Bekasi mencapai Rp9,7 triliun. Atau setara 81 persen target investasi sepanjang 2026 yang dipatok Rp12,2 triliun.
"Realisasi investasi di triwulan satu sebesar Rp5,4 triliun dan triwulan dua sebesar Rp4,2 triliun. Jadi totalnya Rp9,7 triliun," katanya.
Sementara, berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang ada, jumlah pelaku usaha dalam negeri lebih banyak dibandingkan luar negeri. Meskipun selisih investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) nilainya tidak jauh berbeda.
Guna menarik investasi, Pemkot Bekasi akan meningkatkan kemudahan dan kecepatan proses perizinan bagi setiap investasi yang akan masuk. Termasuk menyusun peta investasi.
Peta investasi sendiri dirancang untuk membantu calon investor dalam melihat peluang usaha di semua wilayah kecamatan. Yang juga dilengkapi data-data pendukung yang akan disajikan dalam peta tersebut juga diharapkan membuat investasi merata di setiap wilayah.
"Jadi ke depan itu para investor akan mudah melihat peluang-peluang usaha yang ada di Kota Bekasi. Terutama di setiap kecamatan," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....