Sampah Menumpuk di TPS Marunda, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

  • 30 Jul 2026 18:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Tumpukan sampah masih menjadi masalah di Jakarta Utara. Salah satunya tumpukan yang terjadi di TPS Cabang 4, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara yang dikeluhkan warga.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sampah yang menumpuk didominasi limbah rumah tangga dan plastik. Selain itu, terlihat pula tumpukan kayu, kasur, serta berbagai barang bekas lainnya.

TPS tersebut menjadi lokasi penampungan sementara sampah dari tujuh RW di Kelurahan Marunda. Meski sampah diangkut setiap hari, tumpukan kembali muncul dan semakin mengganggu lingkungan sekitar.

Salah seorang warga, Imam Fadli, mengaku terganggu dengan bau yang ditimbulkan dari tumpukan sampah tersebut. Menurutnya, kondisi itu sudah berlangsung cukup lama meski pengangkutan dilakukan secara rutin.

“Kalau saya sangat terganggu baunya. Harapannya kalau bisa TPS dipindahkan lebih ke belakang atau jangan sampai sampah menumpuk terlalu lama,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis, 30 Juli 2026.

Warga berharap proses pengangkutan sampah dapat dilakukan lebih cepat. Agar tumpukan tidak terus bertambah dan mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar permukiman.

Sementara, Pengawas Lingkungan Hidup Kelurahan Marunda, Adhin Trisnandyo, menjelaskan alasan penumpukan sampah. Yang mana dipengaruhi adanya pembatasan pembuangan ke TPST Bantargebang.

“Selain itu, petugas harus memilah terlebih dahulu sampah yang tidak dapat dikirim ke fasilitas RDF Rorotan. Jenis sampah seperti pakaian, kain majun, kayu, hasil tebangan pohon, peti bekas, hingga kasur harus dipilah terlebih dahulu,” ucapnya.

Adhin mengatakan, pengangkutan sampah dilakukan setiap hari menggunakan truk kompaktor besar. Di TPS Cabang 4 terdapat lima petugas yang bertugas menangani sampah dari tujuh RW di Kelurahan Marunda.

Petugas pun mengimbau masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah. Agar proses pengangkutan lebih cepat dan penumpukan sampah di TPS dapat diminimalkan.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto menargetkan persoalan sampah di seluruh Indonesia dapat ditangani dalam waktu satu tahun. Termasuk dengan memastikan sungai dan saluran air terbebas dari sampah.


"Dalam waktu satu tahun ini kita harus selesaikan masalah sampah di seluruh Indonesia. Semua sungai harus bersih, semua kali harus bersih," kata Presiden.

Prabowo mengatakan kebersihan lingkungan dan kelestarian alam merupakan hal penting dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata nasional. Selain persoalan sampah, Presiden juga meminta pemerintah daerah dan masyarakat menjaga kelestarian hutan.

"Pohon tidak boleh ditebang sembarangan. Kalau perlu kita tanam ratusan juta pohon baru," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....