Bulog Pastikan Kualitas Beras Mitra Penggilingan di Demak Sangat Baik

  • 29 Jul 2026 17:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Bulog memastikan kualitas beras yang dihasilkan mitra penggilingan Bulog di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, sangat baik.
  • Kualitas tersebut didukung oleh gabah hasil panen yang berkualitas dan dipanen pada tingkat kematangan optimal.
  • Bulog akan terus mendorong peningkatan kualitas mitra penggilingan sebagai bagian dari persiapan program sertifikasi penggilingan yang direncanakan mulai diterapkan pada 2027.

RRI.CO.ID,Demak - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan kualitas beras yang dihasilkan mitra penggilingan Bulog di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, sangat baik. Kualitas tersebut didukung oleh gabah hasil panen yang berkualitas dan dipanen pada tingkat kematangan optimal sehingga menghasilkan beras yang bermutu, meski diolah menggunakan mesin penggilingan sederhana.

"Kualitas tersebut didukung oleh gabah hasil panen yang berkualitas serta dipanen pada tingkat kematangan yang optimal. Sehingga menghasilkan beras yang baik, meskipun diolah menggunakan mesin penggilingan sederhana," ujar Rizal, Rabu 29 Juli 2026.

Hal ini disampaikannya saat melakukan monitoring ke mitra penggilingan UD Gunslep di Desa Turi Tempel, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak. Dalam kunjungan tersebut, Rizal meninjau langsung proses penggilingan, kualitas gabah yang digunakan, hingga hasil akhir beras yang diproduksi.

Monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya Bulog memastikan mutu beras hasil pengolahan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Menurut Rizal, seiring meningkatnya stok beras yang dikelola Bulog, perhatian perusahaan tidak lagi hanya berfokus pada besarnya volume serapan, tetapi juga pada peningkatan kualitas beras agar memiliki daya simpan lebih lama dan tetap aman dikonsumsi masyarakat.

"Semakin besarnya stok beras yang dikelola, fokus Bulog tidak hanya pada pencapaian volume serapan. Tetapi juga pada peningkatan kualitas agar daya simpan beras lebih panjang dan masyarakat memperoleh beras yang aman serta berkualitas," katanya.

Hingga saat ini, Perum Bulog telah menyerap sekitar 3,5 juta ton gabah dan beras. Sementara itu, total stok beras nasional yang dikelola Bulog mencapai sekitar 5,4 juta ton.

Rizal menegaskan, Bulog tidak hanya berkomitmen menjaga ketersediaan stok beras nasional, tetapi juga memastikan setiap butir beras yang disimpan memiliki kualitas terbaik sehingga tetap layak dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang. Menurutnya, kualitas menjadi kunci dalam pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah.

Ke depan, Bulog akan terus mendorong peningkatan kualitas mitra penggilingan sebagai bagian dari persiapan program sertifikasi penggilingan yang direncanakan mulai diterapkan pada 2027. "Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Bulog harus hadir bersama rakyat dengan memperkuat kerja sama dan memberdayakan penggilingan-penggilingan kecil milik masyarakat," katanya.

"Mereka bukan sekadar mitra, tetapi bagian penting dari ekosistem pangan nasional. Melalui peningkatan kualitas dan program sertifikasi pada 2027, kami ingin penggilingan rakyat semakin berdaya saing, memberikan nilai tambah bagi petani, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucap Rizal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....