Kebakaran di Bekasi Banyak Terjadi di Lahan Kosong

  • 29 Jul 2026 05:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Memasuki musim kemarau di Kabupaten Bekasi banyak lahan kosong maupun ilalang mengalami kebakaran.
  • Oleh karena itu masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati serta tidak melakukan aktivitas yang bisa memicu api.

RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi- Kebakaran di Kabupaten Bekasi di musim kemarau ini banyak terjadi di lahan kosong. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kabupaten Bekasi menyatakan pihaknya banyak menangani kebakaran di lahan kosong itu.

"Kami cukup banyak menangani kebakaran alang-alang, sampah, dan limbah. Warga banyak membakar alang-alang atau sampah padahal resikonya sangat besar," kata Danny Adha , Selasa, 28 Juli 2026.

Danny ada adalah Komandan Peleton (Danton) 1 Disdamkar Kabupaten Bekasi. Untuk itu pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak membakar semak belukar yang kering karena sangat beresiko.

Terakhir, Disdamkar melakukan pemadaman api di lahan kosong di Jalan Kodam, Sukadami, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Kebakaran tersebut terjadi Selasa, 28 Juli 2026 sekira pukul 10.00 WIB.

Dugaan sementara api berasal dari pembakaran sampah di tepi jalan yang kemudian merambat ke lahan kosong yang ditumbuhi ilalang. Komandan Peleton (Danton) 1 Disdamkar Kabupaten Bekasi, Danny Adha mengatakan masih banyak masyarakat membakar alang-alang di lahan kosong.

Kebiasaan lain yang beresiko adalah membakar sampah. Kedua aktivitas itu, membakar sampah dan ilalang kering tersebut memiliki risiko besar karena api bisa tidak terkendali.

"Kami menghimbau agar masyarakat bisa lebih berhati-hati. Jangan lakukan aktivitas pembakaran sampah atau ilalang karena pada musim kemarau seperti ini risiko kebakaran meningkat," ujarnya.

Mengingat meningkatnya potensi kebakaran, Disdamkar Kabupaten Bekasi juga senantiasa siaga. Baik dari sisi personil maupun sarana dan prasarana.

Lahan kosong yang sering terbakar biasanya adalah lahan pertanian yang sudah tidak ditanami sehingga tumbuh semak belukar. Kemungkinan lain lahan tersebut hendak dibangun perumahan atau bangunan lain namun pembangunan belum terjadi sehingga ditumbuhi semak belukar.

Untuk membersihkan semak belukar, pemilik lahan atau warga sekitar biasanya mengambil jalan pintas membakar ilalang tersebut. Cara ini membuat kebakaran bisa meluas karena api tidak terkendali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....