Stasiun Bekasi Ekstensi Dibangun, Pemkot Siapkan Angkutan Pengumpan
- 28 Jul 2026 09:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemkot Bekasi akan menyiapkan feeder atau angkutan pengumpan seiring pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi di kawasan Summarecon Bekasi.
RRI.CO.ID, Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan menyiapkan feeder atau angkutan pengumpan seiring pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi. Demikian disampaikan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Senin 27 Juli 2026.
Menurut dia, keberadaan angkutan pengumpan sangat diperlukan untuk mendukung mobilitas masyarakat. Terutama bagi mereka nantinya akan beraktivitas setiap hari melalui Stasiun Bekasi Ekstensi di kawasan Summarecon Bekasi.
Angkutan yang akan disiapkan di antaranya berupa angkutan kota (angkot) serta Bus Trans Bekasi Keren (Trans Beken). Kedua jenis transportasi tersebut sejauh ini sudah tersedia dan nantinya akan dikoneksikan dengan Stasiun Bekasi Ekstensi.
“Harus tersedia angkutan pengumpan karena aktivitas masyarakat akan meningkat,” ujarnya. Wali Kota menegaskan hal itu menjadi pekerjaan rumah penting bagi Pemkot Bekasi.
Tri menyambut positif keberadaan Stasiun Bekasi Ekstensi yang berada di tengah-tengah Kota Bekasi. Menurut dia, ini akan lebih memudahkan mobilitas warga dibandingkan dengan Stasiun Bekasi saat ini.
“Dengan posisi stasiun yang ditarik lebih ke tengah, tentu akan lebih memudahkan warga,” ujarnya. “Mereka yang sebelumnya mengalami kesulitan saat menuju ke arah selatan nantinya akan mendapatkan akses yang semakin mudah.”
Pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi direncanakan rampung dalam 18 bulan sejak diresmikan pada Jumat 24 Juli 2026 lalu. Stasiun ini nantinya juga terkoneksi dengan kawasan Transit Oriented Development (TOD) yang merupakan proyek kerja sama swasta dengan pemerintah.
Groundbreaking pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi dilakukan Menteri Koordinator (Menko) Infrastuktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menurut dia, pengembangan kawasan perkotaan perlu beriorientasi pada sistem transit yang saling terhubung.
“Ini merupakan ciri kota-kota maju dan modern di dunia,” kata AHY. “Kota yang produktif dan ssehat semuanya berorientasi pada sistem transit yang saling terhubung satu sama lain.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....