Pemkab Bekasi Segera Normalisasi Bendung Kedung Gede untuk Cegah Kekeringan

  • 27 Jul 2026 22:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemkab Bekasi akan segera melakukan normalisasi Bendung Kedung Gene mengantisipasi kekeringan lahan pertanian.
  • Normalisasi juga bentuk tindak lanjut aspirasi para petani khusunya di wilayah Utara Kabupaten Bekasi.

RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi- Pemkab Bekasi akan segera melakukan normalisasi saluran Bendung Kedung Gede (BKG) 15 hingga BKG 25. Upaya tersebut dilakukan guna mengantisipasi potensi kekeringan lahan pertanian yang dapat mengancam produktivitas pertanian.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja mengatakan, normalisasi Bendung Kedung Gede merupakan aspirasi para petani di wilayah Utara Bekasi. Yang disampaikan langsung kepadanya saat beraudiensi di Kantor Bupati Bekasi, Senin, 27 Juli 2026.

"Dalam audiensi tersebut, para petani menyampaikan aspirasi terkait penanganan dan normalisasi saluran sekunder dari BKG 15 hingga BKG 25. Yang dinilai penting untuk memastikan kelancaran debit air dan ketersediaan pasokan air yang berdampak bagi lahan persawahan mereka," katanya, melalui keterangannya, Senin, 27 Juli 2026.

Sebagai langkah awal sebelum pelaksanaan normalisasi, Asep mengatakan akan segera turun ke lapangan. Guna melihat langsung dan mengidentifikasi berbagai kendala apa saja yang menghambat kelancaran aliran air untuk kebutuhan aktivitas Pertanian.

“Makanya Selasa kami mau lihat di wilayah Pebayuran dan kita langsung survei apa saja si kendalanya. Seperti yang tadi disampaikan bahwasannya ada sedimentasi (pendangkalan) serta banyaknya sampah, kalau memang perlu normalisasi kita akan lakukan," katanya.

Pihaknya juga akan melihat kondisi fisik bendungan dan akan memperbaiki jika terdapat kerusakan bilamana hal tersebut merupakan kewenangan Pemkab Bekasi. Bahkan Pemkab Bekasi tidak segan menjadikan hal itu menjadi prioritas dalam APBD Kabupaten Bekasi.

“Andai kata misalkan ada saluran irigasi yang memang rusak, kita akan prioritaskan di APBD Perubahan. Jadi besok kita akan mengakumulasi mana saja yang mungkin nanti akan kita kerjakan,” katanya.

Menurut Asep, penanganan saluran irigasi di wilayah utara Kabupaten Bekasi sangat penting dan krusial untuk segera ditindaklanjuti. Karena berdampak terhadap sekitar 3.000 hektare lahan pertanian yang berada di beberapa kecamatan wilayah utara Kabupaten Bekasi.

“Sehingga nanti akan kita lihat di BKG 15-25 sepanjang 10 km kurang lebih. Jika memang perlu normalisasi, maka akan kami tindaklanjuti untuk normalisasi,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....