Eduforest Setu Diharapkan Jadi Ruang Publik Warga Bekasi
- 12 Sep 2026 22:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Dengan luas lahan 5,25 hektar kawasan ini memiliki sejumlah fasilitas salah satunya alun-alun yang berfungsi sebagai ruang publik
- Kawasan ini juga memiliki kawasan hutan kota yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, berinteraksi sosial hingga kegiatan UMKM.
RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi - Pemkab Bekasi berharap kawasan Eduforest di Setu menjadi ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat. Harapan tersebut disampaikan Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, Sabtu, 12 September 2026.
Asep mengatakan, kawasan seluas 5,25 hektare itu memiliki sejumlah fasilitas, termasuk alun-alun dan hutan kota. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan warga untuk berolahraga, berinteraksi sosial, hingga kegiatan UMKM.
Menurutnya, Eduforest merupakan aset milik Pemprov Jawa Barat. Karena itu, pengelolaannya diharapkan dapat dikoordinasikan secara optimal bersama Pemkab Bekasi.
"Saya berharap ke depan pengelolaan Kawasan Eduforest dapat dikoordinasikan secara lebih optimal. Sehingga keberadaannya dapat menjadi ruang publik yang memberikan manfaat sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Setu dan Kabupaten Bekasi," katanya.
Perwakilan Dinas Kehutanan Jawa Barat, Nurul Khoirot, mengatakan sekitar empat hektare kawasan tersebut merupakan hutan kota. Kawasan itu terbagi dalam sejumlah zona dengan berbagai jenis tanaman, termasuk buah, kayu-kayuan, dan tanaman endemik Jawa Barat.
“Eduforest bukan hanya menjadi ruang terbuka hijau. Tetapi juga laboratorium alam untuk edukasi masyarakat dan pelajar,” katanya.
Nurul mengatakan, Eduforest rutin dimanfaatkan untuk edukasi lingkungan, Pramuka, camping, dan program Jumat Menanam. Kawasan tersebut juga memiliki lahan pembibitan sekitar satu hektare yang menyediakan berbagai jenis bibit bagi masyarakat.
"Kami berharap keberadaan Eduforest dapat terus dikembangkan sebagai kawasan hijau. Yang memiliki fungsi ekologis, edukatif dan sosial sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....