Gempa M5,5 Guncang Sarmi, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

  • 24 Jul 2026 20:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Sarmi, Papua, Jumat 24 Juli 2026 pukul 19.14 WIB.
  • Wijayanto mengimbau masyarakat agar tetap tenang.

RRI.CO.ID, Jakarta – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Sarmi, Papua, Jumat (24/7/2026) pukul 19.14 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan hasil analisis menunjukkan episenter gempa berada di darat, sekitar 75 kilometer tenggara Sarmi, Papua, dengan kedalaman 10 kilometer.

"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif dengan mekanisme pergerakan turun (normal fault)," kata Wijayanto dalam keterangan tertulis yang diterima RRI, Jumat 24 Juli 2026.

BMKG mencatat guncangan gempa paling kuat dirasakan pada skala V MMI di wilayah Pantai Timur Bagian Barat, Kabupaten Sarmi. Sementara itu, guncangan dengan intensitas IV MMI dirasakan di Tor Atas, Sarmi, dan Pantai Timur, Sarmi.

Getaran juga dirasakan di Kota Sarmi, Kota Elelim, Kobakma, Burmeso, hingga Kota Tolikara dengan intensitas III hingga II MMI. Hingga pukul 19.35 WIB, BMKG mencatat telah terjadi tiga gempa susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar 4,3.

Wijayanto mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa serta memastikan informasi resmi hanya diperoleh melalui kanal komunikasi BMKG.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....