BMKG Ungkap Bibit Siklon 92W Potensi Berkembang Siklon Tropis dalam Waktu 72 Jam
- 23 Jul 2026 11:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BMKG melaporkan, kemunculan Bibit Siklon Tropis 92W di Laut Filipina Timur, tepatnya di sebelah utara Papua Barat Daya.
- Prakirawan BMKG, Miftah Ali mengatakan, Bibit Siklon Tropis 92W bereluang menjadi siklon tropis dalam waktu 48 hingga 72 jam ke depan.
- Bibit siklon berpotensi berkembang menjadi siklon tropis. Dalam kategori sedang hingga tinggi dalam 48-72 jam ke depan
RRI.CO.ID, Jakarta - BMKG melaporkan, kemunculan Bibit Siklon Tropis 92W di Laut Filipina Timur, tepatnya di sebelah utara Papua Barat Daya. Bibit Siklon Tropis 92W, diperkirakan memengaruhi kondisi atmosfer dan meningkatkan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.
Prakirawan BMKG, Miftah Ali mengatakan, Bibit Siklon Tropis 92W bereluang menjadi siklon tropis dalam waktu 48 hingga 72 jam ke depan. Menurutnya, tingkat potensi perkembangan sistem tersebut berada pada kategori sedang hingga tinggi.
"Bibit siklon berpotensi berkembang menjadi siklon tropis. Dalam kategori sedang hingga tinggi dalam 48-72 jam ke depan," ujar Miftah dalam siaran prakiraan cuaca BMKG, Kamis, 23 Juli 2026.
BMKG mencatat, Bibit Siklon Tropis 92W memiliki tekanan minimum sekitar 1.004 hektopaskal (hPa) dengan kecepatan angin maksimum mencapai 25 knot. Saat ini, Bibit Siklon Tropis 92W tersebut bergerak ke arah barat laut.
Keberadaan bibit siklon memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di sejumlah kawasan. Wilayah yang terdampak meliputi:
• Pesisir timur Filipina
• Laut Filipina
• Samudra Pasifik timur Filipina
• Laut Sulawesi
• Area di sekitar pusat Bibit Siklon Tropis 92W.
Selain itu, BMKG juga mendeteksi, kondisi atmosfer yang labil di sebagian besar wilayah Indonesia. Situasi tersebut, berpotensi mempercepat pertumbuhan awan hujan, terutama di sekitar jalur konvergensi dan wilayah yang dipengaruhi Bibit Siklon Tropis 92W.
BMKG memperkirakan, hujan disertai petir berpotensi terjadi di Tanjung Pinang dan Tanjung Selor. Sementara, hujan dengan intensitas ringan, diprakirakan mengguyur Medan, Pangkal Pinang, Serang, serta sebagian besar wilayah di Pulau Kalimantan.
Untuk wilayah lain, cuaca berawan hingga berawan tebal diprediksi menyelimuti Banda Aceh, Pekanbaru, Bengkulu, Palembang, dan sebagian besar Pulau Jawa. Adapun udara kabur, diprakirakan terjadi di Bandar Lampung, sedangkan Padang dan Jambi berpotensi mengalami kabut atau asap.
Di kawasan Indonesia timur, hujan ringan diperkirakan terjadi di Mamuju, Palu, Manado, Ambon, dan Wamena. Sementara, cuaca berawan hingga berawan tebal diprediksi berlangsung di wilayah:
• Denpasar
• Mataram
• Kupang
• Makassar
• Kendari
• Gorontalo
• Ternate
• Sorong
• Manokwari
• Jayapura
• Merauke.
BMKG mengimbau, masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat juga diminta rutin memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengantisipasi risiko cuaca ekstrem.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....