Jangan Abaikan, Ini Tiga Tanda Pengemudi Mulai Mengantuk di Jalan
- 21 Jul 2026 17:02 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mengemudi saat mengantuk dapat menurunkan konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.
- Tiga tandanya meliputi kendaraan tidak stabil, pengereman mendadak, dan mengabaikan rambu lalu lintas.
- Pengemudi yang mengantuk disarankan segera beristirahat di tempat aman sebelum melanjutkan perjalanan.
RRI.CO.ID, Jakarta – Mengemudi dalam kondisi mengantuk menjadi salah satu faktor yang dapat memicu kecelakaan lalu lintas. Rasa lelah dan kurang tidur dapat menurunkan konsentrasi serta memperlambat respons pengemudi saat berkendara.
Selain membahayakan diri sendiri, kondisi tersebut juga berisiko mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya. Karena itu, masyarakat perlu mengenali tanda-tanda pengemudi yang mulai kehilangan konsentrasi akibat mengantuk.
Dirangkum berbagai sumber, b erikut tiga tanda pengemudi mengantuk yang perlu diwaspadai:
Kendaraan berjalan tidak stabil.
Mobil atau kendaraan terlihat oleng dan beberapa kali mendekati atau melewati garis marka jalan tanpa alasan jelas.
Sering melakukan pengereman mendadak.
Pengemudi mengerem secara tiba-tiba meski kondisi lalu lintas di depan masih lancar dan tidak terdapat hambatan.
Mengabaikan rambu lalu lintas.
Pengemudi tampak terlambat merespons kondisi jalan, tidak memperhatikan lampu lalu lintas, atau melewati jalur yang semestinya.
Apabila menemukan kendaraan dengan tanda-tanda tersebut, pengguna jalan disarankan menjaga jarak aman. Langkah tersebut dapat mengurangi risiko kecelakaan apabila pengemudi kehilangan kendali.
Bagi pengemudi yang mulai merasakan kantuk, sebaiknya tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan. Menepi di tempat yang aman, seperti rest area, menjadi pilihan terbaik untuk beristirahat hingga kondisi kembali pulih.
Kewajiban berkendara dengan penuh konsentrasi juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ketentuan tersebut tercantum dalam Pasal 106 ayat (1) yang mewajibkan setiap pengemudi mengendalikan kendaraan secara penuh dan bertanggung jawab.
Keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kondisi kendaraan, tetapi juga kesiapan fisik pengemudi. Memastikan tubuh tetap bugar sebelum berkendara menjadi langkah sederhana untuk mencegah kecelakaan di jalan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....