Rumah Sehat BAZNAS Berikan Pengobatan Gratis untuk Santri di Pesawaran
- 18 Jul 2026 07:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Kabupaten Pesawaran menggelar penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis bagi santri di dua pondok pesantren di Kabupaten Pesawaran.
- Layanan kesehatan diberikan kepada santri di Pondok Pesantren Salafiyah Riyadlatul Mubtadi'ien, Way Lima, dan Pondok Pesantren Tahfiz Al-Muwwarah, Way Khilau.
- Tim medis melakukan penyuluhan, pemeriksaan kesehatan, serta pemberian obat gratis bagi santri yang membutuhkan penanganan.
RRI.CO.ID, Pesawaran - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Kabupaten Pesawaran menggelar penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis bagi santri di dua pondok pesantren di Kabupaten Pesawaran, Lampung. Program jemput bola tersebut difokuskan pada edukasi serta penanganan penyakit kulit untuk mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan pesantren.
Layanan kesehatan diberikan kepada santri di Pondok Pesantren Salafiyah Riyadlatul Mubtadi'ien, Way Lima, dan Pondok Pesantren Tahfiz Al-Muwwarah, Way Khilau. Tim medis melakukan penyuluhan, pemeriksaan kesehatan, serta pemberian obat gratis bagi santri yang membutuhkan penanganan.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren. Menurutnya, upaya promotif dan preventif menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan para santri.
"Program edukasi dan pengobatan gratis ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS dalam menjaga kesehatan para santri serta masyarakat di lingkungan pesantren. Kami ingin mereka terhindar dari penularan penyakit kulit menular melalui layanan kesehatan yang mudah diakses," ujar Idy dalam keterangan tertulis, Jumat, 17 Juli 2026.
Selain memberikan edukasi, tim Rumah Sehat BAZNAS juga membagikan obat-obatan secara cuma-cuma kepada santri yang memerlukan penanganan medis. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat proses penyembuhan sekaligus mencegah penyebaran penyakit di lingkungan asrama.
"Melalui intervensi medis dan penyuluhan ini, kami berharap para santri memiliki kesadaran lebih tinggi untuk menjaga kebersihan diri. Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di lingkungan pesantren menjadi kunci dalam menekan risiko penularan penyakit," kata Idy.
BAZNAS berharap kegiatan serupa dapat terus diperluas ke berbagai daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat berbasis pesantren. Program ini juga diharapkan mendukung aktivitas belajar dan ibadah para santri agar tetap berlangsung secara optimal.
Saat ini, Rumah Sehat BAZNAS telah hadir di 38 titik di berbagai provinsi di Indonesia, baik yang telah beroperasi maupun dalam tahap pembangunan. Dua di antaranya merupakan layanan kesehatan terapung yang melayani masyarakat di Kabupaten Talaud dan Sangihe, Sulawesi Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....