Pemkot Bekasi Akui Pendirian Kopdes Merah Putih di Bekasi Terkendala Lahan
- 13 Jul 2026 11:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemkot Bekasi mengakui pendirian Kopdes Merah Putih terkendala masalah lahan yang sulit diperoleh di kota tersebut.
- Hanya tiga unit Kopdes Merah Putih yang sudah berdiri dan beroperasi hingga saat ini di Kota Bekasi.
- Pemkot Bekasi sedang berupaya mengoptimalkan penggunaan lahan fasos fasum dengan mendapat persetujuan warga terlebih dahulu karena mayoritas berada di perumahan.
RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Pemkot Bekasi akui pendirian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kota Bekasi terkendala lahan. Susahnya mendapatkan lahan membuat baru tiga unit Kopdes Merah Putih yang sudah berdiri dan beroperasi.
"Kendala pendirian Kopdes Merah Putih itu ada pada lahan. Di Kota Bekasi susah sekali untuk mendapatkan lahan untuk Kopdes Merah Putih," kata Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, Senin, 13 Juli 2026.
Menurutnya, meski terkendala, Pemkot Bekasi tetap mengupayakan solusi. Salah satunya dengan mencoba mengoptimalkan lahan fasilat sosial (fasos) dan fasilitas umum (Fasum) milik Pemkot Bekasi.
Hanya saja solusi penggunaan lahan fasos fasum tidak sepenuhnya mudah. Pemkot Bekasi harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan warga karena mayoritas fasos fasum berada di lingkungan perumahan.
Ada kekhawatiran keberadaan Kopdes Merah Putih di lingkungan perumahan meganggu kenyamanan warga di perumahan tersebut. Sehingga persetujuan warga menjadi penting.
"Lahan fasos fasum itu rata-rata di dalam perumahan, jadi kita perlu mendaptkan persetujuan warga terlebih dahulu. Saat ini kami sedang negoisasi jika warga setuju maka kita akan bangun," katanya.
Pada dasarnya Bobihoe mengatakan, bahwa Pemkot Bekasi mendukung penuh program Kopdes Merah Putih. Oleh karena itu koordinasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan oleh Pemkot Bekasi perihal Kopdes Merah Putih.
"Kita terus berkoordinasi dengan pusat karena pelaksananya pusat. Sebagai bentuk dukungan kami terus mempersiapkan lahan untuk Kopdes Merah Putih," ujarnya, mengakhiri pembicaraan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....