Gunung Karangetang Meletus, Material Pijar Terlontar di Sekitar Kawah
- 12 Jul 2026 22:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gunung Api Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara mengalami letusan eksplosif.
- Erupsi disertai lontaran material pijar di sekitar kawah pada Minggu 12 Juli 2026 malam.
- Ketua Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karangetang, Yudia P Tatipang mengatakan, material pijar yang terlontar membakar alang-alang di sekitar kawah.
RRI.CO.ID, Manado - Gunung Api Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara mengalami letusan eksplosif. Erupsi disertai lontaran material pijar di sekitar kawah pada Minggu 12 Juli 2026 malam.
Ketua Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karangetang, Yudia P Tatipang mengatakan, letusan terjadi cukup kuat sekitar pukul 19.14 Wita. "Terjadi letusan eksplosif cukup kuat pada malam ini yang kemudian diikuti dengan lontaran material pijar di sekitar kawah," kata Yudia di Manado, Minggu 12 Juli 2026 malam.
Ia menjelaskan, material pijar yang terlontar kemudian membakar alang-alang di sekitar kawah. Kobaran api tersebut terlihat membesar karena memantul ke awan, sehingga tampak seperti nyala api besar dari kejauhan.
"Nyala api tersebut kemudian memantul ke awan sehingga kelihatan nyala api tersebut besar. Jadi letusannya mengarah ke arah utara," ujarnya.
Menurut Yudia, lontaran material pijar tersebut diperkirakan belum menjangkau wilayah permukiman warga. Meski demikian, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas gunung api tersebut.
"Pascaletusan tersebut, kami mengajak personel di lapangan memantau bila ada terjadi leleran lava pijar," katanya. Hingga saat ini, status Gunung Karangetang masih berada pada Level II atau Siaga.
Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi rekomendasi yang telah diterbitkan guna menghindari risiko akibat peningkatan aktivitas vulkanik. "Kami berharap warga tetap mematuhi rekomendasi yang diterbitkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Yudia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....