Setkab RI Dokumentasikan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai

  • 11 Jul 2026 00:27 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pengiriman komoditas tuna menggunakan kontainer menuju Jakarta melalui jalur Makassar–Jakarta merupakan distribusi domestik keempat, sebagai upaya memperluas akses pasar hasil perikanan Kabupaten Sinjai.

RRI.CO.ID, Sinjai – Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, mendapat perhatian pemerintah pusat. Tim Humas Sekretariat Kabinet (Setkab) mendokumentasikan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat pesisir yang telah berjalan.

Kunjungan yang berlangsung pada Minggu 5 Juli 2026 tersebut merupakan bagian dari pendokumentasian berbagai inisiatif pengembangan kawasan nelayan yang berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pemanfaatan teknologi, serta penguatan tata kelola ekonomi masyarakat pesisir.

Selama berada di Kampung Nelayan Merah Putih, rombongan meninjau sejumlah kegiatan. Di antaranya Bimbingan Teknis (Bimtek) Perbengkelan bagi Nelayan, Bimtek Kewirausahaan, sosialisasi literasi keuangan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Serta demonstrasi penggunaan perangkat fish finder dan Global Positioning System (GPS). Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penangkapan ikan sekaligus keselamatan nelayan saat melaut.

Rangkaian kunjungan juga diisi dengan pelepasan pengiriman komoditas tuna menggunakan kontainer menuju Jakarta melalui jalur distribusi Makassar–Jakarta. Pengiriman ini menjadi distribusi domestik keempat yang dilakukan Kampung Nelayan Merah Putih Tongke-Tongke sebagai upaya memperluas akses pasar hasil perikanan Kabupaten Sinjai.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sinjai, Burhanuddin, yang mewakili Bupati Sinjai, mengatakan pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih memerlukan kolaborasi lintas sektor agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat pesisir.

"Sinergi yang ditunjukkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat terus memacu produktivitas Kampung Nelayan Merah Putih Desa Tongke-Tongke agar menjadi role model kampung nelayan yang maju, mandiri, dan sejahtera di Indonesia," ujar Burhanuddin.

Menurutnya, dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan menjadi fondasi penting dalam memperkuat daya saing sektor perikanan. Sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Tim Humas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), jajaran Direktorat Jenderal Pemberdayaan Kenelayanan. Lalu Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Balai Besar Penangkapan Ikan (BBPI) Semarang, BP2MHKP Makassar, Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Untia.

Asosiasi Perikanan Pole and Line dan Handline Indonesia (AP2HI), Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Pemerintah Desa Tongke-Tongke, serta pengurus Koperasi Merah Putih Tongke-Tongke.

Pendokumentasian oleh Tim Humas Setkab RI diharapkan dapat memperluas diseminasi praktik baik pengembangan kawasan nelayan berbasis pemberdayaan masyarakat. Sekaligus memperkenalkan potensi sektor perikanan Kabupaten Sinjai sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....