Gelar Reses, Legislator Bekasi Diminta Warga Perjuangkan Pendirian SMP Negeri
- 10 Jul 2026 06:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Rudy Heryansah menerima aspirasi warga Harapan Mulya untuk pendirian SMP Negeri selama reses 7-12 Juli 2026 karena belum ada SMP negeri di kelurahan tersebut.
- Warga Harapan Mulya kesulitan dalam pendaftaran SPMB karena harus mendaftar ke SMP negeri yang jauh, sehingga sering tidak lolos jalur domisili.
- Selain aspirasi pendidikan, warga juga menginginkan perbaikan infrastruktur lingkungan termasuk jalan, saluran air, dan pembangunan sekretariat RT/RW untuk mengatasi masalah banjir.
RRI.CO.ID, Kota Bekasi - Anggota DPRD Kota Bekasi, Rudy Heryansah menerima aspirasi warga Kelurahan Harapan Mulya, Kota Bekasi yang menginginkan pendirian SMP Negeri. Aspirasi tersebut ia terima selama masa pelaksanaan reses yang dimulai pada 7 Juli hingga 12 Juli 2026.
Menurutnya, warga Harapan Mulya menginginkan keberadaan SMP negeri sebab sejauh ini belum ada SMP negeri di kelurahan Harapan Mulya. Sehingga hal ini berdampak pada saat pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) setiap tahun ajaran baru berlangsung.
Ia mengatakan, akibat tidak adanya SMP negeri banyak warga Harapan Mulya bisa sekolah di SMP negeri setelah lulus SD. Sebab selalu gugur ketika mengikuti SPMB lewat jalur domisili.
"Warga Harapan Mulya menginginkan dibangun SMP negeri oleh pemerintah karena disana tidak punya sekolah SMP. SMP negeri jauh dari sana sehingga kalau mendaftar lewat jalur domisili selalu kalah," katanya, kepada wartawan, Kamis, 8 Juli 2026.
Rudy juga menjelaskan, bahwa selama pelaksanaan reses ia banyak menerima aspirasi warga mengenai infrastruktur lingkungan. Mulia dari pembangunan jalan lingkungan, saluran hingga pembangunan kantor sekretariat RT atau RW.
Soal saluran lingkungan warga meminta agar diperbaiki karena banyak yang kondisinya rusak. Sehingga dengan perbaikan diharapkan bisa menjadi salah satu solusi mengatasi banjir yang masih terjadi di Kota Bekasi.
Selain itu, warga juga banyak yang menginginkan pembangunan jalan lingkungan karena banyak yang kondisinya rusak. Termasuk perbaikan atau pembangunan sekretariat RT maupun RW.
"Selama reses usulan yang mendominasi masih kisaran infrastruktur. Serta sejumlah permasalahan sosial yang mengemuka di masyarakat," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....