Jatim Sumbang Tujuh Wakil Indonesia di 'WorldSkills' Shanghai 2026

  • 06 Jul 2026 18:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Provinsi Jawa Timur menjadi penyumbang terbanyak kontingen Indonesia pada ajang WorldSkills Competition (WSC) Shanghai 2026
  • Ini dengan mengirimkan tujuh dari total 21 peserta yang akan mewakili Indonesia
  • Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan capaian tersebut mencerminkan kualitas pendidikan vokasi di Jawa Timur

RRI.CO.ID, Surabaya - Provinsi Jawa Timur menjadi penyumbang terbanyak kontingen Indonesia pada ajang WorldSkills Competition (WSC) Shanghai 2026. Ini dengan mengirimkan tujuh dari total 21 peserta yang akan mewakili Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan capaian tersebut mencerminkan kualitas pendidikan vokasi di Jawa Timur. Di mana terus diperkuat melalui kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

"Selamat berjuang dan bertanding anak-anakku. Tunjukkan kompetensi terbaik kalian, bawa bangga nama kalian, nama orang tua kalian, dan nama Jawa Timur di kancah internasional," kata Aries, Senin, 6 Juli 2026.

Menurutnya, keikutsertaan tujuh wakil Jawa Timur pada kompetisi keterampilan tingkat dunia itu juga menjadi momentum. Ini untuk mengukur sejauh mana kompetensi lulusan pendidikan vokasi Indonesia dibandingkan dengan standar internasional.

Ia menjelaskan, hasil kompetisi nantinya diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan kurikulum vokasi agar semakin selaras dengan kebutuhan industri global. WorldSkills Competition 2026 akan berlangsung pada 22–27 September 2026 di National Exhibition and Convention Center (NECC), Shanghai, Tiongkok.

Ajang tersebut akan diikuti lebih dari 1.400 peserta dari lebih dari 70 negara yang berkompetisi pada 64 bidang keahlian.Tujuh wakil Jawa Timur yang memperkuat kontingen Indonesia yakni Reno Surya Permana dan Rouf Aufa Rifqi pada bidang Mechatronics, Edsel Parama Mustapa (Software Applications Development).

Lalu Pandu Dewangga Reanata (Industrial Control), Muhammad Henry Akmal Muzakki (Robot Systems Integration), Dewangga Pratama Putra (Autobody Repair). Serta Tegar Eka Fitrianto (Heavy Vehicle Technology).

Aries mengatakan seluruh peserta telah mengikuti program training center bersama industri sejak April 2026, termasuk pelatihan di China. Persiapan juga akan dilanjutkan dengan sparing di Korea Selatan pada Juli 2026 sesuai bidang kompetensi masing-masing.

Ia menjelaskan peserta WorldSkills berasal dari dua jalur seleksi, yakni melalui Lomba Kompetensi Siswa (LKS) secara berjenjang hingga tingkat nasional. Serta Indonesia Skills (InaSkills) yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan bersama dunia industri.

Menurut Aries, sebagian peserta Indonesia juga telah memiliki pengalaman berlaga pada WorldSkills ASEAN dan berhasil meraih medali emas. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal untuk bersaing pada WorldSkills Competition Shanghai 2026.

Ia berharap para wakil Jawa Timur mampu meraih prestasi. Sekaligus menunjukkan daya saing pendidikan vokasi Indonesia di tingkat internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....