Pembangunan Jalan Perbatasan Kaltara dan Kaltim Dipercepat

  • 05 Jul 2026 18:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kaltara untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan Kaltara dan Kalimantan Timur (Kaltim)
  • Guna memperkuat konektivitas antarwilayah
  • Menurutnya, peninjauan lapangan memberikan gambaran nyata mengenai kondisi akses jalan yang selama ini menjadi jalur utama masyarakat di kawasan perbatasan

RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kaltara untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan Kaltara dan Kalimantan Timur (Kaltim). Guna memperkuat konektivitas antarwilayah.

"Kami meninjau langsung kondisi jalan di wilayah perbatasan dan pedalaman yang menghubungkan Kaltara dengan Kaltim. Hasil peninjauan ini menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah percepatan pembangunan ke depan," kata Ingkong, Minggu, 5 Juli 2026.

Menurutnya, peninjauan lapangan memberikan gambaran nyata mengenai kondisi akses jalan yang selama ini menjadi jalur utama masyarakat di kawasan perbatasan. Dalam perjalanan tersebut, rombongan melewati ruas jalan berlumpur, tanjakan curam, hingga jalan yang mengalami kerusakan cukup parah.

"Kami melihat langsung kendaraan beberapa kali terjebak di kubangan lumpur. Dan harus saling ditarik agar dapat kembali melaju," ujarnya.

Ia mengatakan kondisi tersebut menjadi tantangan yang setiap hari dihadapi masyarakat maupun pelaku usaha dalam mendistribusikan barang dan menjangkau wilayah perbatasan. Karena itu, Pemprov Kaltara akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta pihak terkait untuk mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di kawasan perbatasan.

Menurut Ingkong, infrastruktur jalan yang memadai menjadi kunci dalam meningkatkan mobilitas masyarakat, menekan biaya logistik. Sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan.

"Saya berharap ini menjadi langkah awal percepatan pembangunan jalan perbatasan agar konektivitas Kaltara dan Kaltim semakin baik. Serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat," ucapnya.

Sebelumnya, Ingkong juga bertemu dengan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud di Samarinda pada 30 Juni 2026. Ini untuk memperkuat sinergi pembangunan konektivitas antarprovinsi.

Pertemuan tersebut membahas pemanfaatan dan pemeliharaan ruas jalan utama yang menghubungkan kedua provinsi sebagai jalur strategis bagi mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, pengembangan kawasan perbatasan. Serta pemerataan pembangunan.

Ingkong menambahkan, kerja sama antara Pemprov Kaltara dan Pemprov Kaltim sebelumnya telah dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS). Ini yang ditandatangani pada 7 Agustus 2025 di Tarakan.

Melalui kerja sama tersebut, pembangunan jalan perbatasan direncanakan menghubungkan Kecamatan Long Bagun di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, sepanjang 120 kilometer. Ini dengan Kecamatan Apau Kayan di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, sepanjang 22 kilometer.

Pemprov Kaltara berharap sinergi dengan Pemprov Kaltim dapat mempercepat terwujudnya konektivitas yang andal. Guna memperluas akses ekonomi, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung pembangunan di kawasan perbatasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....