TPA Jatiwaringin Tetap Beroperasi Walau Api Belum Padam
- 04 Jul 2026 05:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemadaman kebakaran 15 hektar TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerangen mencapai 30 persen pada hari ke-empat
- Sejatinya, selain dua helikopter BNPB juga telah diterjunkan 20 personel Manggala Agni Kementerian Kehutanan (Kemenhut)
RRI.CO.ID, Tangerang - Pemerintah Kabupaten Tangerang tetap mengoperasikan TPA Jatiwaringin sebagai lokasi pembuangan sampah walaupun kebakaran belum padam. "Oh, masih (buang sampah, Red)." kata Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, Kamis 2 Juli 2026.
"TPA Jatiwaringin tetap kita operasikan, dari pada sampah menumpuk dijalan-jalan," tambah Bupati. Kegiatan pembongkaran tetap berjalan bahkan sampah tengah malam.
Hal ini bisa dilihat dari antrean truk sampah ke TPA Jatiwaringin yang masih terbakar. "Sampai jam 02.00 WIB gitu ya," kata Bupati Tangerang.
Menurut Bupati Maesyal Rasyid antrean truk sampah ditempatkan di lokasi yang masih kosong. Di sekitar Jatiwaringin masih ada lahan untuk parkir, karena truk-truk sampah tidak bisa masuk ke TPA Jatiwaringin.
"Jadi ada lahan yang bisa kita manfaatkan untuk sementara. Itu penampungan bagi sampah-sampah yang baru datang melalui dump truck tersebut," ucapnya.
Menurut Maesyal, pengalokasian itu parkir itu agar tidak terjadi kemacetan di jalan umum. "Biar tidak terlalu crowded dijalan-jalan yang ada diwilayah TPA Jatiwaringin, " tambah Bupati.
Sementara itu pemadaman kebakaran 15 hektar TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerangen mencapai 30 persen pada hari ke-empat. BNPB selain menerjunkan 2 helikopter juga melibatkan 20 personel Manggala Agni Kementerian Kehutanan (Kemenhut).
Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan mengatakan sekitar 30 persen area kebakaran mulai padam. "Walaupun kepulan asap dan titik api di beberapa gunungan sampah masih menyala," ujarnya, Jumat 3 Juli 2026.
Djohan mengatakan pihaknya melakukan penerapan metode inject (menyuntikkan) air secara langsung ke dalam titik api. Hal itu dilakukan di bawah permukaan area kebakaran TPA Jatiwaringin.
Penerapan metode inject ini utuk mempercepat penanganan kebakaran yang sudah berlangsung selama empat hari ini. "Sistem inject ini dibuat pipa dititik-titik api yang ada di TPA Jatiwaringin," ucapnya.
Pelaksanaan metode penyuntikan air ke titik api ini bakal dilakukan petugas gabungan baik itu Damkar hingga Manggala Agni. Selain itu juga dilakukan pengoptimalan penyiraman air dari udara dengan menggunakan helikopter water bombing.
Saat ini dari ke dua helikopter jenis MI-8AMT terus dioperasikan dengan menggunakan kantung air berkapasitas 4.000 liter. Penyiraman air dilakukan pada pagi, siang dan malam hari.
Selanjutnya, pengerahan 18 unit armada pemadam kebakaran terus dilakukan untuk menyisir titik-titik api yang belum terjangkau oleh unit pembom air. "Hari ke empat, kita sudah mendatangkan dua unit helikopter water bombing, termasuk juga ada 18 pemadam kebakaran," kata dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....