Pemkab Bekasi Hadirkan Buku Sejarah Bekasi di Perpustakaan Daerah

  • 03 Jul 2026 16:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemkab Bekasi meluncurkan buku 'Sejarah Bekasi: Sejak Peradaban Buni Ampe Wayah Gini' karya sejarawan Endra Kusnawan melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan untuk meningkatkan literasi sejarah masyarakat.
  • Buku tersebut tersedia di Perpustakaan Daerah Kabupaten Bekasi dan diharapkan menjadi referensi utama bagi masyarakat terutama generasi muda dalam memahami perjalanan sejarah Bekasi.
  • Plt Sekretaris Disarpus Agung Mulya menekankan bahwa literatur sejarah lokal memiliki peran penting dalam memperkuat identitas daerah dan membangun rasa memiliki masyarakat terhadap daerah mereka.
  • Disarpus juga terus mengembangkan layanan perpustakaan keliling ke sekolah-sekolah di berbagai kecamatan untuk meningkatkan minat baca pelajar.

RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi- Pemkab Bekasi melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) menghadirkan buku "Sejarah Bekasi: Sejak Peradaban Buni Ampe Wayah Gini" karya sejarawan Endra Kusnawan. Buku tersebut kini tersedia di Perpustakaan Daerah Kabupaten Bekasi dan bisa diakses secara luas oleh masyarakat Kabupaten Bekasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disarpus Kabupaten Bekasi, Agung Mulya berharap kehadiran buku tersebut bisa meningkatkan literasi sejarah masyarakat. Sekaligus memperkuat kecintaan terhadap sejarah dan identitas daerah sebagai bagian dari pembangunan karakter generasi penerus.

Ia juga mengatakan, buku tersebut diharapkan menjadi referensi bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Sehingga lebih mengenal perjalanan sejarah Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi secara lebih komprehensif.

"Melalui buku karya Endra Kusnawan ini, masyarakat dapat lebih mengenal, memahami, dan mengetahui perjalanan sejarah Bekasi. Serta perkembangan Kabupaten Bekasi hingga menjadi daerah yang maju seperti saat ini," katanya, Jumat, 3 Juli 2026.

Menurutnya, keberadaan literatur sejarah lokal memiliki peran penting. Terutama dalam memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan indeks literasi masyarakat.

Agung menilai, membaca sejarah bukan sekadar menambah pengetahuan, tetapi juga membangun rasa memiliki terhadap daerah. Serta mendorong masyarakat menjaga nilai-nilai budaya dan warisan sejarah.

"Kami mengapresiasi Bang Endra Kusnawan yang telah menyusun perjalanan panjang sejarah Bekasi secara rinci. Sehingga kini dapat menjadi referensi bagi masyarakat di Perpustakaan Daerah," katanya.

Dalam rangka meningkatkan literasi, Disarpus juga terus mengembangkan layanan perpustakaan keliling. Dengan datang ke sekolah-sekolah di sejumlah kecamatan untuk meningkatkan minat baca pelajar.

Sekadar diketahui, Buku Sejarah Bekasi karya Endra Kusnawan merupakan edisi terbaru yang terbit pada 2026. Ini merupakan edisi ketiga setelah sebelumnya diterbitkan pada 2016 dan direvisi pada 2019 dengan penambahan data dan materi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....