PLD dan SUM Perkuat Pencegahan Karhutla di Kubu Raya
- 02 Jul 2026 16:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Kubu Raya - PT Putra Lirik Domas dan PT Sumatera Unggul Makmur menggelar sosialisasi Program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG). Kegiatan berlangsung di enam desa Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026.
Program tersebut menjadi langkah awal perusahaan membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem lahan gambut. Upaya itu juga ditujukan untuk memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah sekitar perusahaan.
Enam desa sasaran program meliputi Desa Punggur Besar dan Punggur Kecil di Kecamatan Sungai Kakap. Selain itu, program juga menyasar Desa Bintang Mas, Pematang Tujuh, Rasau Jaya Umum, dan Rasau Jaya Tiga.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh pemahaman mengenai fungsi hidrologis gambut dan ancaman kebakaran lahan. Peserta juga mendapatkan pengetahuan mengenai langkah pencegahan dini serta pengelolaan gambut yang berkelanjutan.
Sosialisasi melibatkan Balai Pengelolaan Ekosistem Gambut dan Mangrove Pontianak serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait. Pemerintah desa, tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan kelompok Masyarakat Peduli Api juga turut berpartisipasi.
"Kami mengapresiasi inisiasi PT PLD dan PT SUM dalam menjalankan Program Desa Mandiri Peduli Gambut," kata Dzulham dalam siaran pers tertulis, Kamis, 2 Juli 2026. Menurutnya, program tersebut merupakan upaya pemulihan ekosistem gambut berbasis masyarakat untuk mencegah kebakaran lahan desa.
Dzulham menjelaskan terdapat tiga teknik pemulihan gambut yang dikenal melalui pendekatan rewetting, revegetasi, dan revitalisasi. Ketiga pendekatan tersebut bertujuan memulihkan fungsi ekologis sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan gambut.
PT PLD dan PT SUM memfokuskan kegiatan pemulihan pada program rewetting melalui pembangunan sekat kanal. Sebelumnya, kedua perusahaan telah melakukan survei dan prakondisi lokasi pembangunan sekat kanal sejak Maret 2026.
Perwakilan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kubu Raya, Abdullah, mengatakan sebagian besar wilayahnya merupakan lahan gambut. Karena itu, pengelolaan gambut harus dilakukan secara baik untuk mengurangi risiko kebakaran lahan di daerah.
"Kami sangat menyambut baik inisiatif perusahaan memberikan pengetahuan mengenai pengelolaan gambut kepada masyarakat. Edukasi menjadi langkah penting dalam menjaga kelestarian gambut dan mencegah terjadinya kebakaran lahan," ujarnya.
Penyuluh Lingkungan Hidup Kabupaten Kubu Raya, Handri Wijaya, juga mengapresiasi kolaborasi pelestarian lingkungan tersebut. Ia meyakini pengelolaan gambut yang baik dapat menopang pendapatan masyarakat dalam jangka panjang.
"Kami berharap sosialisasi ini meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan karhutla dan pengelolaan gambut berkelanjutan. Langkah tersebut menjadi bagian penting menjaga keseimbangan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar," katanya.
General Estate Manager PT PLD dan PT SUM, Mardamen Simbolon, menegaskan perusahaan berkomitmen menjaga wilayah konsesi. Menurutnya, lahan gambut harus dipertahankan kelestariannya melalui kolaborasi antara perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan.
"Kegiatan ini mendorong sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mencegah kebakaran lahan. Kami erharap kolaborasi tersebut mampu memperkuat upaya pelestarian gambut dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi karhutla," katanya.
Melalui Program Desa Mandiri Peduli Gambut, masyarakat didorong menjadi garda terdepan menjaga kelestarian ekosistem gambut. Program tersebut juga diharapkan memperkuat kapasitas desa dan mendorong pemanfaatan lahan yang lebih berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....