Kebakaran TPA Jatiwaringin, DLHK Kabupaten Tangerang Terjunkan Tim Medis
- 30 Jun 2026 17:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang menerjunkan tim medis mengantisipasi warga terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin
- Pasalnya, hembusan angin cukup kencang hingga menggiring kepulan asap dan sampah yang bertentangan ke kawasan pemukiman
RRI.CO.ID, Tangerang - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang mengerahkan tim medis mengantisipasi warga terdampak kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin. Hal itu lantaran, hembusan angin cukup kencang hingga menggiring kepulan asap dan sampah yang bertentangan ke kawasan pemukiman.
Kepala DLHK Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat mengatakan, sebagai langkah penanganan, pemerintah daerah terus menambah bantuan 9 unit pemadam kebakaran dengan 45 personel. Kemudian, untuk menjamin keamanan dari kegiatan petugas dan lingkungan sekitar pihaknya juga menerjunkan tim medis dari Puskesmas Kecamatan Mauk.
"Ini kita sudah koordinasi dengan camat dan Puskesmas setempat (Rajeg dan Mauk). Petugas medis sudah disiapkan, kita antisipasi apabila warga ada yang kena dampak dari asap ini," kata Ujat.
Menurutnyaa, luasan kebakaran di TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk mencapai kurang lebih dua hektare. "Kalau ditotal mungkin bisa lebih dari dua hektar luasannya, posisinya kebakaran itu dari titik api kecil disebelah barat tadi pagi, kemudian ditangani oleh petugas internal kita," ucapnya.
Ia menguturkan untuk dugaan asal muasal titik kemunculan api ini diketahui terjadi sejak pagi hari. Dimana, petugas TPA melihat kemunculan asap dari sebelah utara lokasi penimbunan sampah tersebut.
Menurutnya, kondisi kebakaran diperparah atas kondisi cuaca ekstrim dengan suhu panas matahari dan angin kencang hingga memperluas rambatan api. "Angin hembusannya cukup kencang, sehingga itu menyulitkan berkejaran dengan petugas untuk dalam proses pemadaman," ujarnya.
| Baca juga: Pemda Tangerang Perkuat Ekosistem UMKM |
Dia mengatakan, situasi kedaruratan saat ini masih berlangsung lantaran petugas gabungan dari DLHK dan BPBD, kesulitan memadamkan api. Hal ini akibat keterbatasan air dan angin masih cukup kencang.
"Tapi begitu lagi penanganan itu ada angin yang besar, hembusan angin, sehingga ada beberapa sampah yang kering kan pada terbang itu. Jadi dari situ awalnya," katanya.
Diketahui, petugas pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengalami kesulitan memadamkan kebakaran TPA Jatiwaringin. Oleh karena itu Pemkab Tangerang meminta bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Ruslan mengatakan, proses pemadaman terkendala. Lokasi titik api yang berada di atas gunungan sampah serta keterbatasan pasokan air.
"Kami juga akan berkoordinasi dengan BNPB untuk penanganan kebakaran ini karena kami kesulitan memadamkan api. Titik api berada di atas tumpukan sampah dan kami juga kesulitan air," kata Ahmad.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....