Bupati Tangerang Jawab Aksi Tuntutan Relawan SPPG
- 29 Jun 2026 22:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid menjawab tuntutan aksi para relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
- Bahkan, dia menyatakan usulan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa dilanjutkan sah-sah saja
RRI.CO.ID, Tangerang - Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid menjawab tuntutan aksi para relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Bahkan, dia menyatakan usulan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa dilanjutkan sah-sah saja.
Meski demikian, sambung Maesyal seluruh dapur MBG/SPPG dapat bertanggung jawab terhadap program dilakoninya. Pernyataan itu disampaikan di hadapan para rekawan aksi di Puspemkab Tangerang, Senin 29 Juni 2026.
“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja. Tetapi tanggung jawab bersama, termasuk mereka-mereka juga yang melaksanakan fungsi pengawasan,” ujarnya.
Maesyal sempat mempertanyakan apa pertimbangan MBG harus tetap dilanjutkan? Kata Maesyal, menurut relawan, pertama pertimbangannya adalah bahwa program MBG itu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh penerima manfaat. Ia kembali bertanya siapa penerima manfaat MBG.
"Para relawan menyampaikan ada juga anak sekolah SD, PAUD, SMP, SMA, balita, lansia, termasuk ibu-ibu yang hamil. Lalu saya menyampaikan apa lagi pertimbangannya," kata dia.
Maesyal kembali menirukan para rekawan bila pertimbangannya karena ini memutar roda perekonomian. Buktinya lapangan pekerjaan terbuka dan anak-anak penerima manfaat bisa sehat dan cerdas.
Maesyal berpesan kepada seluruh relwan SPPG dapat memperbaiki kualitas menu hidangan yang disajikan. Kebersihan menu MBG juga wajib diperhatikan.
“Kalau kita sudah optimal, mudah-mudahan ini tidak terjadi keracunan, tidak terjadi kelambatan, tidak terjadi pengurangan menu dan gizi porsinya. Nah, ini yang menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Maesyal menyatakan perspektif relawan jangan hanya program MBG harus tetap berjalan. Tetapi mengabaikan teknis, administrasi, legalitas tidak boleh terjadi.
“Saya kira ini mudah-mudahan semuanya ini kita lakukan bersama. Mudah-mudahan ini bisa berjalan juga proses untuk bisa laporan ke tingkat pusat, ya,” kata dia.
Diketahui, sebanyak 1.500 relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Tangerang menggelar aksi damai. Tujuannya untuk mendukung program prioritas nasional yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) berkelanjutan.
Massa yang terdiri dari emak-emak itu, melangsungkan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tangerang, Puspemkab, Tigaraksa, Senin 29 Juni 2026.
Berdasarkan pantauan di lokasi, seribuan wanita dengan memakai pakaian berwarna putih dan kerudung coklat nampak membawa sejumlah atribut berupa sepanduk.
Diantaranya tulisan pernyataan mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk melanjutkan program MBG yang berdampak positif langsung terhadap siswa, balita, lansia dan ibu hamil. Selain menyampaikan orasi, sejumlah massa aksi juga menunjukkan sejumlah nyanyian dan yel-yel tentang program MBG.
Ketua Koordinator Aksi, Khotib Yani,l mengatakan saat ini pihaknya bersama teman-teman relawan SPPG se-Kabupaten Tangerang melakukan aksi unjuk rasa secara damai. "Kami meminta agar Bupati Tangerang meneruskan aspirasi para relawan SPPG kepada Pemerintah Pusat, untuk melanjutkan program MBG di Kabupaten Tangerang," ujar Khotib.
Menurut Khotib, pihaknya ingin mendorong program ini terus dilanjutkan dan jangan sampai tertunda bahkan ditutup. Para relawan SPPG juga menuntut kepada pemerintah melalui Pemkab Tangerang untuk dibuatkan regulasi atau undang-undang yang jelas.
"Regulasi dibuat agar penyelenggaraan program tersebut bisa berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Walaupun ada kejadian di pusat soal korupsi dan lain sebagainya, itu harus kita berantas sama-sama, harus kita berantas sampai tuntas," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....