Kementerian PU Percepat Perbaikan Jembatan Bailey Kutablang di Aceh
- 29 Jun 2026 20:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian PU mempercepat perbaikan Jembatan Bailey Kutablang di Kabupaten Bireuen dan mengimbau pengguna jalan mengikuti rekayasa lalu lintas
- Perbaikan dilakukan dengan mengganti 20 keping pelat besi yang rusak akibat kendaraan bermuatan berlebih
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat perbaikan Jembatan Bailey di Jembatan Krueng Tingkeum, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Selama pekerjaan berlangsung, pengguna jalan diminta mengikuti rekayasa lalu lintas yang diterapkan petugas di lapangan.
Rekayasa lalu lintas dilakukan pada ruas Jalan Nasional Medan–Banda Aceh untuk menjamin keselamatan pengguna jalan. Langkah tersebut juga bertujuan mendukung kelancaran proses perbaikan jembatan yang mengalami kerusakan.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemerintah berkomitmen menjaga kemantapan dan konektivitas jalan nasional di Aceh. Menurutnya, keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Ia menegaskan perbaikan dilakukan untuk memastikan fungsi jembatan kembali optimal bagi masyarakat. "Perbaikan dilakukan agar jembatan kembali aman dilalui sehingga konektivitas masyarakat dan distribusi logistik tetap terjaga," kata Dody dalam keterangan tertulis, Senin, 29 Juni 2026.
Penutupan sementara Jembatan Bailey Kutablang dilakukan untuk mengganti pelat lantai jembatan pada Minggu, 28 Juni 2026 lalu. Sebanyak 20 keping pelat besi diganti, termasuk beberapa pelat yang patah akibat kendaraan bermuatan berlebih.
Pekerjaan perbaikan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar enam hingga sembilan jam sesuai jadwal pelaksanaan. Selama proses berlangsung, arus lalu lintas dialihkan melalui Jembatan Bailey Awe Geutah di Kecamatan Peusangan Selatan.
Kementerian PU mengimbau pengguna jalan mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas selama rekayasa berlangsung. Masyarakat juga diminta mengatur waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan di sekitar lokasi pekerjaan.
Hingga pukul 20.00 WIB pada 28 Juni 2026, progres perbaikan telah mencapai 71,1 persen. Tim Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh terus mempercepat pekerjaan dengan mengutamakan keselamatan dan kualitas konstruksi.
Kementerian PU kembali mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap batas dimensi dan muatan kendaraan sesuai ketentuan. Kendaraan ODOL dinilai mempercepat kerusakan infrastruktur sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan dan gangguan mobilitas.
Selain itu, Kementerian PU juga menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat selama proses perbaikan Jembatan Bailey Kutablang berlangsung. Pekerjaan diharapkan segera rampung sehingga arus lalu lintas kembali normal, aman, dan lancar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....