SAR Timika Perluas Pencarian Empat Nelayan Hilang di Perairan Atuka

  • 29 Jun 2026 16:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • SAR Timika terus melakukan pencarian terhadap empat nelayan yang hilang kontak saat mencari ikan, di Perairan Atuka, Distrik Mimika Tengah, Mimika, Papua Tengah.
  • Memasuki hari ketiga operasi pencarian, Senin 29 Juni 2026, tim gabungan belum berhasil menemukan keberadaan para korban.
  • Untuk memperluas area pencarian, SAR Timika berkoordinasi dengan berbagai unsur potensi SAR.

RRI.CO.ID, Timika - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika masih terus melakukan pencarian terhadap empat nelayan yang hilang kontak saat mencari ikan. Tepatnya, di Perairan Atuka, Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Memasuki hari ketiga operasi pencarian, Senin 29 Juni 2026, tim gabungan belum berhasil menemukan keberadaan para korban maupun perahu yang mereka tumpangi.

Hal ini disampaikan Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery, Senin 29 Juni 2026. Ia mengatakan berdasarkan analisis menggunakan SAR Map, perahu diduga telah hanyut terbawa arus sejauh sekitar 20 nautical mile dari titik terakhir yang diperkirakan berada di wilayah Moroga dan Atuka.

"Operasi hari kedua yang kami lakukan kemarin berdasarkan perhitungan SAR Map, perahu tersebut telah hanyut. Karena terbawa arus kurang lebih 20 nautical mile dari titik terakhir lokasi yakni Moroga dan Atuka," kata Charles.

Pada hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan menyisir kawasan Perairan Atuka hingga Perairan Manasari di Distrik Mimika Timur Jauh, serta Perairan Kokonao di Distrik Mimika. Namun, pencarian belum membuahkan hasil.

Untuk memperluas area pencarian, SAR Timika berkoordinasi dengan berbagai unsur potensi SAR. Antara lain Polsek Kokonao, Polsek Potowayburu, TNI Angkatan Laut, Polairud, serta masyarakat setempat.

SAR Timika juga mengimbau masyarakat pesisir yang melihat sebuah longboat dengan ciri berwarna oranye serta putih-biru, panjang sekitar 17 meter dan menggunakan mesin ganda. Agar segera melaporkannya kepada petugas.

"Jika ada yang melihat perahu dengan ciri tersebut, mohon segera diinformasikan ke SAR Timika. Kita berdoa dan berharap empat orang penumpang perahu ini ditemukan dalam keadaan selamat," ujar Charles.

Selain pencarian melalui jalur laut, SAR Timika berencana menggandeng TNI Angkatan Udara untuk melakukan pencarian dari udara. "Kalau bisa melalui udara maka akan lebih efektif dan efisien untuk pencarian perahu dengan penumpang empat orang tersebut," katanya.

Berdasarkan laporan yang diterima SAR Timika, keempat nelayan berangkat melaut sejak Selasa (23/6) dan dijadwalkan kembali pada Kamis (25/6). Keluarga terakhir kali berkomunikasi dengan salah seorang korban pada Rabu (24/6), saat mereka menyampaikan rencana kembali sesuai jadwal.

Namun hingga waktu yang dijanjikan, para nelayan tidak kunjung pulang dan seluruh nomor telepon mereka sudah tidak dapat dihubungi. Keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian secara mandiri, tetapi tidak menemukan hasil.

Karena khawatir dengan keselamatan para nelayan, keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada SAR Timika pada Sabtu (27/6). Sehingga operasi pencarian gabungan segera dilakukan dan masih terus berlangsung hingga kini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....