Pemkot Bekasi Berharap Proyek PSEL di Bekasi Serap Tenaga Kerja Lokal
- 28 Jun 2026 22:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemkot Bekasi berharap proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi bisa menyerap tenaga kerja lokal.
- PT Wangneng merupakan pihak ketiga yang ditunjuk oleh Danantara untuk mengerjakan proyek PSEL di Kota Bekasi.
RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Pemkot Bekasi berharap proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi bisa menyerap tenaga kerja lokal. Harapan tersebut disampaikan langsung Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto saat bertemu jajaran PT Wangneng di China.
Sekadar informasi PT Wangneng merupakan pihak ketiga yang ditunjuk oleh Danantara untuk mengerjakan proyek PSEL di Kota Bekasi. Oleh karena itu, Pemkot Bekasi berharap betul PT Wangneng tidak meninggalkan masyarakat setempat dalam proyek yang mereka kerjakan.
"Saya ingin sejak proses pembangunan dimulai hingga nanti PSEL beroperasi, PT Wangneng memprioritaskan tenaga kerja lokal. Dalam hal ini warga Kota Bekasi, khususnya warga Bantargebang yang tinggal di lokasi sekitar PSEL," katanya, lewat keterangannya, Minggu, 28 Juni 2026.
Tri menegaskan bahwa pembangunan PSEL bukan hanya menghadirkan teknologi baru. Tetapi juga harus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kota Bekasi.
"Kehadiran PSEL harus membuka lapangan kerja, meningkatkan keterampilan masyarakat, sekaligus menjadi sarana alih pengetahuan. Sehingga ke depan SDM kita mampu mengoperasikan fasilitas berteknologi tinggi ini secara mandiri," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Chairman PT Wangneng, Shan Chao, mengatakan, pada tahapan awal perusahaan akan menempatkan tenaga ahli dari China. Yang bertugas mendampingi proses konstruksi dan operasional awal.
Namun demikian, kehadiran tenaga ahli tersebut bersifat sementara. Dan difokuskan untuk melakukan transfer knowledge kepada tenaga kerja lokal.
"Tujuan kami adalah melakukan transfer teknologi dan pengetahuan. Setelah proses tersebut selesai, operasional fasilitas akan dijalankan oleh tenaga kerja lokal yang telah kami latih sesuai standar Wangneng." katanya.
Wali Kota Bekasi menyambut positif komitmen Wangneng dalam melakukan transfer teknologi dan pengetahuan. Sehingga banyak aspek dapat bermanfaat bagi kota Bekasi saat pembangunan PSEL.
"Ini yang kami harapkan. Teknologinya datang ke Bekasi, ilmunya juga tinggal di Bekasi. Jadi yang kita bangun bukan hanya fasilitasnya, tetapi juga SDM masyarakat Bekasi,” katanya.
Perlu diketahui, bahwa Pemkot Bekasi saat ini tengah melakukan kunjungan kerja ke pabrik pengolahan sampah milik Wangneng di China. Kunjungan dilakukan dari tanggal 26 hingga 28 Juni 2026.
Kunjungan sendiri dipimpin Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto diikuti sejumlah jajarannya. Plus perwakilan anggota DPRD Kota Bekasi serta tokoh masyarakat di Bantargebang sebagai daerah berdirinya proyek PSEL.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....