Kemendikdasmen Gelontorkan Rp27,4 M untuk Revitalisasi 17 Sekolah di Pontianak

  • 25 Jun 2026 23:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemendikdasmen mengalokasikan bantuan revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan untuk sekolah di Kota Pontianak.
  • Pemerintah menggelontorkan anggran senilai Rp27,4 miliar untuk 17 satuan pendidikan.
  • Pemerintah berharap program revitalisasi sekolah mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan berkualitas.

RRI.CO.ID, Pontianak - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan bantuan revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan untuk sekolah di Kota Pontianak. Anggran yang digelontorkan senilai Rp27,4 miliar untuk 17 satuan pendidikan.

Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui penyediaan fasilitas belajar yang lebih layak dan representatif. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan kondisi sekolah yang semakin baik mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.

Hal ini disampaikan Abdul Mu'ti di sela penandatanganan kerja sama pendidikan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan pemerintah China di Pontianak, Kamis 25 Juni 2026. "Kondisi sekolah yang jauh lebih baik ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan," katanya.

"Dengan sarana prasarana yang representatif, anak-anak akan lebih termotivasi untuk belajar. Dan orang tua akan semakin mendukung proses pendidikan," ucapnya menambahkan.

Ia menjelaskan bantuan revitalisasi tersebut disalurkan kepada berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari taman kanak-kanak (TK), pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga sekolah menengah kejuruan (SMK).

Menurutnya, program revitalisasi sekolah menjadi bagian dari kebijakan pemerintah untuk mempercepat pemerataan kualitas pendidikan melalui penyediaan fasilitas belajar yang aman dan memadai bagi peserta didik. Secara keseluruhan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran ratusan miliar rupiah sepanjang 2025 untuk revitalisasi ratusan satuan pendidikan di Kalimantan Barat.

Program tersebut mencakup pembangunan unit sekolah baru, peningkatan fasilitas pendidikan, hingga penguatan layanan pendidikan khusus.

Ia menilai keberadaan sarana pendidikan yang memadai merupakan faktor penting dalam mendukung proses belajar mengajar sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Sementara itu, untuk program bantuan tahun 2026, Kemendikdasmen masih melakukan verifikasi terhadap calon penerima bantuan di Kalimantan Barat. Program tersebut ditargetkan menjangkau 1.227 satuan pendidikan.

Khusus di Kota Pontianak, sebanyak 14 sekolah saat ini masuk dalam proses penyaluran bantuan tahun 2026. Sebagian besar di antaranya telah memasuki tahap penandatanganan perjanjian kerja sama dan pencairan dana.

"Untuk Kota Pontianak masih dalam progres. Mudah-mudahan jumlah sekolah yang menerima bantuan bisa terus bertambah," ujar Abdul Mu'ti.

Pemerintah berharap program revitalisasi sekolah mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan berkualitas. Sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing di Kalimantan Barat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....