PLN Pastikan Pemulihan Listrik Pascagempa Sulteng Capai 100 Persen

  • 21 Jun 2026 18:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT PLN (Persero) memastikan pemulihan jaringan listrik yang terdampak gempa bumi magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah pada Senin (16/6/2026) telah mencapai 100 persen
  • Vice President Pengendalian Distribusi Sulmapana PLN, Eko Prihandana mengatakan percepatan pemulihan jaringan berjalan baik berkat kolaborasi seluruh tim di lapangan
  • PLN mencatat sebanyak tiga unit penyulang, 15 unit jaringan section, dan 651 gardu yang sebelumnya terdampak kini telah kembali beroperasi

RRI.CO.ID, Palu - PT PLN (Persero) memastikan pemulihan jaringan listrik yang terdampak gempa bumi magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah pada Senin (16/6/2026) telah mencapai 100 persen. Vice President Pengendalian Distribusi Sulmapana PLN, Eko Prihandana mengatakan percepatan pemulihan jaringan berjalan baik berkat kolaborasi seluruh tim di lapangan.

"Percepatan pemulihan jaringan listrik terlaksana dengan baik. Berkat kerja sama semua tim di lapangan," kata Eko, Minggu, 21 Juni 2026.

PLN mencatat sebanyak tiga unit penyulang, 15 unit jaringan section, dan 651 gardu yang sebelumnya terdampak kini telah kembali beroperasi. Sebanyak 68.459 pelanggan juga telah kembali menikmati pasokan listrik pascagempa.

Gangguan kelistrikan sebelumnya sempat terjadi di lima daerah, yakni Kota Palu, Kabupaten Donggala, Parigi Moutong, Sigi, dan Poso. Sejumlah Unit Layanan Pelanggan (ULP) seperti Palu Kota, Kamonji, Tawaeli, Donggala, Tambu, dan Parigi turut terdampak.

Eko menegaskan PLN berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik selama masa tanggap darurat melalui pemantauan dan kesiapsiagaan petugas di lapangan. "Kami terus bersiaga, hadir mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih total," ujarnya.

Selain memulihkan jaringan, PLN juga menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak gempa. Khususnya di Kabupaten Sigi yang mengalami kerusakan cukup parah.

Bantuan disalurkan melalui sejumlah posko darurat dan fasilitas kesehatan, di antaranya Posko Kecamatan Nokilalaki, Puskesmas Palolo, Puskesmas Nokilalaki, serta Posko Siaga Kelistrikan Kantor Jaga Palolo. Adapun bantuan yang diberikan berupa air mineral, beras, ikan kaleng, obat-obatan, tandon air bersih, perlengkapan kebutuhan dasar, hingga penerangan darurat.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Sigi hingga Sabtu (20/6), jumlah rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa mencapai 2.335 unit. Terdiri dari 1.955 rumah rusak ringan, 226 rumah rusak sedang, dan 154 rumah rusak berat.

Sementara jumlah warga terdampak tercatat sebanyak 8.586 jiwa atau 2.775 kepala keluarga (KK). Selain itu, 17 orang mengalami luka berat, 108 orang luka ringan, dan tiga warga dilaporkan meninggal dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....