Insiden Pemadaman Listrik Bergilir PLN, DPR Singgung Masalah Pasokan Batu Bara
- 21 Jun 2026 08:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim menyorot tajam, insiden pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
- Katanya bukan karena masalah pasokan batu bara, tapi nyatanya pemadaman terjadi hampir di banyak daerah.
- Ini saya kira menjadi catatan penting yang tidak boleh lagi terjadi. Apa susahnya sih memberikan informasi kepada publik dan menjelaskan alasannya kenapa bisa terjadi pemadaman?,
RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim menyorot tajam, insiden pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Mengingat, pemadaman tersebut dilakukan tanpa disertai penjelasan yang utuh dan transparan dari PT PLN (Persero) kepada masyarakat.
Politikus PKB ini meminta, PLN harus bertanggung jawab dan memberikan penjelasan yang jelas kepada masyarakat. PLN jangan justru memberikan penjelasan yang terkadang membingungkan publik.
"Katanya bukan karena masalah pasokan batu bara, tapi nyatanya pemadaman terjadi hampir di banyak daerah. Sampai sekarang juga belum dijelaskan secara terang apakah persoalannya bersifat teknis atau memang terkait pasokan batu bara," kata Rivqy dalam keterangan persnya, di Jakarta, Minggu, 21 Juni 2026.
Dalam insiden pemadaman listrik bergilir ini, ia mengaku, menerima banyak laporan dari masyarakar di berbagai daerah. Banyak masyarakat mengeluhkan pemadaman listrik dilakukan mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Bahkan, Rivqy mengatakan, mendapat laporan jika durasi pemadaman listrik disebut cukup lama. Alhasil, mengganggu aktivitas masyarakat maupun pelaku usaha di Indonesia.
"Ini saya kira menjadi catatan penting yang tidak boleh lagi terjadi. Apa susahnya sih memberikan informasi kepada publik dan menjelaskan alasannya kenapa bisa terjadi pemadaman?," ucap Rivqy.
Kemdian, Rivqy menilai, setiap pemadaman listrik dapat dipastikan menimbulkan kerugian yang bersifat sistemik. Tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga berdampak pada sektor usaha, pelayanan publik, pendidikan, hingga produktivitas masyarakat secara keseluruhan.
Karena itu, ia meminta, PLN memperkuat langkah mitigasi dan antisipasi agar pemadaman bergilir tidak terus berulang. PLN juga harus memperbaiki sistem komunikasi publik dengan memberikan informasi yang cepat, jelas, dan mudah dipahami masyarakat.
"PLN harus memperkuat mitigasi, memperbaiki sistem antisipasi gangguan, dan yang tidak kalah penting adalah membangun komunikasi yang transparan kepada masyarakat. Publik berhak mengetahui penyebab gangguan dan kapan kondisi akan kembali normal," ujar Rivqy.
PLN Klarifikasi
PT PLN (Persero) menjelaskan pemadaman listrik bergilir terjadi akibat gangguan teknis pada sejumlah pembangkit listrik besar. Kondisi tersebut menyebabkan kemampuan pasokan sistem kelistrikan menurun sehingga diperlukan pengaturan beban secara terbatas dan terukur.
PLN menyatakan langkah manajemen beban dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan selama masa penanganan. Perusahaan juga mengupayakan keseimbangan sistem agar kebutuhan listrik masyarakat tetap terpenuhi secara bertahap selama pemulihan.
PLN mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain sembari mempercepat penanganan gangguan yang memengaruhi kemampuan sistem kelistrikan. Demikian disampaikan oleh Executive Vice President Komunikasi Korporat dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan PLN, Gregorius Adi Trianto.
"PLN terus bekerja sama melakukan percepatan pemulihan dengan mengoptimalkan pasokan pembangkit lain serta pengaturan operasi sistem. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik sekaligus meminimalkan dampak kepada pelanggan," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima RRI, Sabtu, 20 Juni 2026.
Ia menyebut sistem kelistrikan Jawa masih beroperasi dengan kondisi yang terkendali meskipun menghadapi gangguan sementara. Ia memastikan proses pemulihan berlangsung bertahap mengikuti perkembangan perbaikan pasokan pada sistem kelistrikan nasional.
"PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan pasokan listrik yang terjadi sementara. Manajemen beban akan dihentikan secara bertahap seiring membaiknya kondisi pasokan dan kestabilan sistem kelistrikan nasional," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....