PB Mathla’ul Anwar Tegaskan Pengabdian untuk Bangsa

  • 20 Jun 2026 01:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PB MA) KH Jazuli Juwaini menegaskan komitmen organisasi untuk memperkuat peran di bidang pendidikan, dakwah, sosial
  • Serta pembangunan bangsa pada pelantikan Pengurus Besar Mathla’ul Anwar masa khidmat 2026–2031 di Gedung Pakuan, Bandung
  • Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta Saiful Bahri, Bupati Bandung Dadang Supriatna
  • Serta jajaran pengurus PB Mathla’ul Anwar dan Muslimat Mathla’ul Anwar

RRI.CO.ID, Bandung – Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PB MA) KH Jazuli Juwaini menegaskan komitmen organisasi untuk memperkuat peran di bidang pendidikan, dakwah, sosial. Serta pembangunan bangsa pada pelantikan Pengurus Besar Mathla’ul Anwar masa khidmat 2026–2031 di Gedung Pakuan, Bandung.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta Saiful Bahri, Bupati Bandung Dadang Supriatna. Serta jajaran pengurus PB Mathla’ul Anwar dan Muslimat Mathla’ul Anwar.

“Ketahuilah, sesungguhnya ikrar yang kita bacakan tadi bukan sekadar seremoni. Tetapi merupakan tekad yang kuat dan komitmen terhadap amanah perjuangan kepada Allah, organisasi, umat, dan bangsa,” kata KH Jazuli dalam sambutannya, Sabtu, 20 Juni 2026.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta atas dukungan terhadap pelaksanaan pelantikan dan rapat kerja organisasi. Menurutnya, Mathla’ul Anwar sebagai organisasi Islam yang berdiri sejak 1916 akan terus menguatkan tiga pilar utama, yakni pendidikan, dakwah, dan sosial.

Dalam bidang pendidikan, organisasi berupaya melahirkan generasi yang berkarakter dan berdaya saing. Sementara pada bidang dakwah, Mathla’ul Anwar berkomitmen menyebarkan nilai Islam rahmatan lil alamin dengan pendekatan yang bijaksana dan moderat.

Di bidang sosial, Mathla’ul Anwar menekankan pentingnya kepedulian sosial dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya. Ini yang berkembang di masyarakat sebagai sarana memperkuat hubungan sosial dan kebangsaan.

KH Jazuli juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan melalui penguatan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah insaniyah, dan ukhuwah wathaniyah. Menurutnya, persatuan menjadi modal penting dalam membangun umat dan bangsa yang kuat.

Selain itu, Mathla’ul Anwar menyatakan siap mendukung pembangunan nasional. Serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh komponen bangsa.

Pada masa khidmat 2026–2031, PB Mathla’ul Anwar memprioritaskan transformasi tata kelola organisasi agar lebih profesional dan akuntabel, peningkatan kualitas pendidikan. Lalu penguatan kaderisasi, serta memperbesar kontribusi organisasi bagi pembangunan umat, bangsa, dan negara.

“Mari kita jadikan amanah ini sebagai ladang pengabdian dan perjuangan untuk kemajuan umat, bangsa, dan negara. Serta memperkuat peran Mathla’ul Anwar dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berkeadilan, dan bermartabat,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....