Perajin Genteng dari Majalengka, Jadi Mentor Pembuatan Genteng di Aceh

  • 19 Jun 2026 11:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan ( BNPP) RI menggandeng perajin genteng dari Majalengka, Jawa Barat untuk memberikan pelatihan di Aceh
  • 2. Pemberdayaan masyarakat berupa pelatihan dengan memanfaatkan sisa-sisa material banjir menjadi genteng
  • 3. Pelatihan diikuti pelaku usaha dan perajin batu bata

RRI.CO.ID, Jakarta- Perajin genteng dari Majalengka, Jawa Barat dilibatkan dalam pelatihan cara membuat genteng kepada masyarakat terdampak banjir di Aceh. Pelatihan pembuatan genteng merupakan inisiasi Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan ( BNPP) RI.

Salah satu perajin genteng, Juanda mengatakan sudah sepekan keliling Aceh untuk memberi pelatihan kepada masyarakat salah satunya di Kabupaten Pidie Jaya. Pelatihan diikuti oleh pelaku usaha dan perajin batu bata.

Para perajin diminta membekali masyarakat untuk mengubah sisa material banjir menjadi genteng. Pasca banjir bandang, masih dijumpai sisa-sisa lumpur material banjir.

"Program ini untuk menggali potensi yang ada di wilayah Aceh, sekarang saya sudah seminggu keliling Aceh. BNPP RI memberdayakan masyarakat, bisa tidak limbah banjir dimanfaatkan," kata Juanda, saat dihubungi RRI.CO.ID, Kamis, 18 Juni 2026.

Juanda memastikan limbah atau material dari banjir di Aceh bisa dimanfaatkan menjadi genteng. Nantinya genteng dimanfaatkan sebagai atap untuk rumah korban banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh atau dijual sehingga memiliki nilai ekonomi.

Juanda berharap agar pemerintah daerah memfasilitasi warga dalam pembuatan genteng terutama alat-alat. Selain itu, masyarakat juga harus serius dalam membuat genteng.

"Paling penting kesiapan masyarakat disini mau tidak membuat genteng. Kemudian pemerintah daerah bisa tidak mencukupi," katanya.

Keterlibatan perajin genteng dari Majalengka, Jawa Barat bukan tanpa alasan. Selama ini Majalengka terutama Jatiwangi merupakan pusat pembuatan genteng dari tanah liat.

Bahkan peluncuran Program Genetengisasi Presiden Prabowo dilakukan di Jatiwangi pada 11 Maret 2026. Total pemesanan genteng dalam peluncuran perdana, 24 truk yang mengangkut genteng dengan nilai transaksi Rp3 miliar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....