Program Gentengisasi, Permintaan Genteng di Majalengka Meningkat

  • 18 Jun 2026 15:46 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Presiden Prabowo Subianto mencanangkan Program Gentengisasi
  • 2. Program Gentengisasi membuka lapangan kerja dan berdampak kepada pelaku UMKM
  • 3. Permintaan genteng di Majalengka mengalami kenaikan

RRI.CO.ID, Jakarta- Penjualan genteng di Majalengka, Jawa Barat mengalami peningkatan usai Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Program Gentengisasi. Program tersebut memberikan dampak nyata untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM); dan membuka lapangan kerja untuk masyarakat sekitar.

Pemilik usaha genteng Sinar Mas Raya, Juanda mengatakan usaha genteng kembali menggeliat dengan Program Gentengisasi padahal dalam 10 tahun terakhir, usaha sepi. Biasanya ia kesulitan untuk menjual 6.000 hingga 8.000 genteng dalam sepekan, kini mampu menjual hingga 15.000 genteng.

"Dampak kebijakan Bapak Presiden dengan adanya program Gentengisasi itu besar sekali, dulu ya sebelum ada kebijakan itu. Pabrik genteng Itu hampir selama 10 tahun dirasakan itu melemah lah baik dari tingkat pemasaran, pekerja kebanyakan di rumah," kata Juanda saat dihubungi RRI.CO.ID, Kamis, 18 Juni 2026.

Program pemerintah seperti renovasi dalam Program Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni), menyerap banyak permintaan genteng. Ia memasok genteng ke berbagai daerah seperti Bandung, Jakarta, Sukabumi, wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Juanda mengaku tingginya permintaan maka pihaknya menambah mesin untuk memproduksi genteng dari dua menjadi enam unit. Juanda juga membutuhkan lebih banyak tenaga kerja untuk memenuhi pemesanan genteng.

"Masyarakat sekitar yang tadinya banyak diliburkan, malah sekarang pabrik yang kewalahan mencari tenaga kerja. Jadi paling intinya sekarang itu antara permintaan (demand) dan penawaran (supply) masih besar demandnya," jelasnya.

Juanda memiliki 70 karyawan yang merupakan warga sekitar pabrik dan ia membutuhkan 20 karyawan baru. Para pekerja genteng biasanya petani atau ibu rumah tangga.

"Sebenarnya kan pegawainya buruh lepas, kita kekurangan tenaga kerja. Pekerja itu warga sekitar, setelah pagi bekerja buat genteng lalu siang bisa ke kebun, sawah atau ngarit mencari rumput untuk kambing," katanya.

Juanda menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas Program Gentengisasi. Program tersebut tidak hanya membantu pelaku UMKM tetapi juga membuka lapangan kerja untuk warga setempat.

"Saya banyak terima kasih dengan kebijakan beliau (Presiden) baik secara nasional maupun kebijakan yang dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan. Sampai saat ini dampaknya sangat besar sekali, bisa dirasakan dan banyak penyerapan tenaga kerja," kata Juanda.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....