Gotong Royong Antar Pendidikan Kota Malang Raih Capaian Positif

  • 18 Jun 2026 07:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Budaya gotong royong yang tumbuh di lingkungan pendidikan Kota Malang telah memberikan dampak positif
  • Pendidikan juga bertujuan membentuk karakter yang kuat dalam diri peserta didik
  • Tasyakuran kelulusan juga menjadi ruang untuk menciptakan kenangan kebersamaan yang akan dikenang sepanjang masa

RRI.CO.ID, Malang - Semangat gotong royong antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua dinilai menjadi salah satu faktor penting di balik capaian pendidikan Kota Malang. Kolaborasi tersebut turut mendorong peningkatan mutu pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta didik.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, saat menghadiri Tasyakuran Siswa Siswi Kelas VI SDN Lowokwaru 3 Tahun Ajaran 2025-2026. Kegiatan yang mengusung tema Merajut Asa, Meraih Prestasi itu dihadiri siswa, orang tua, guru, dan komite sekolah, Rabu, 7 Juni 2026.

Menurut Suwarjana, budaya gotong royong yang tumbuh di lingkungan pendidikan Kota Malang telah memberikan dampak positif. Dukungan berbagai pihak dinilai menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

"Alhamdulillah, Kota Malang memiliki semangat gotong royong yang luar biasa. Guru dan orang tua juga sangat mendukung berbagai program pendidikan yang dijalankan," ujarnya.

Ia mengatakan, keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada sekolah. Peran keluarga juga sangat menentukan karena sebagian besar waktu anak dihabiskan bersama orang tua di rumah.

Karena itu, Suwarjana mengajak para orang tua untuk terus mendampingi putra-putrinya dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Pendampingan tersebut dinilai penting untuk memperkuat pendidikan karakter dan pembentukan kebiasaan positif.

"Mendampingi bukan hanya mengantar dan menjemput anak sekolah. Orang tua juga perlu hadir ketika anak berada di luar lingkungan sekolah," katanya.

Momen kebahagiaan para siswa siswi dengan membawa karangan bunga bersama para orang tua di sela acara tasyakuran kelulusan (Foto: RRI.CO.ID/Paguyuban orang tua)

Lebih lanjut, Suwarjana mengungkapkan, capaian pendidikan Kota Malang terus menunjukkan hasil menggembirakan. Rata-rata Tes Kemampuan Akademik tingkat SD maupun SMP berhasil melampaui rata-rata Jawa Timur dan nasional.

Selain itu, Kota Malang juga meraih penghargaan Standar Pelayanan Minimal bidang pendidikan selama dua tahun berturut-turut. Pada 2025 dan 2026, Kota Malang tercatat sebagai kota terbaik kedua tingkat nasional dalam kategori tersebut.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Mulai dari pemerintah daerah, kepala sekolah, guru, komite sekolah, paguyuban, hingga masyarakat turut mengambil peran.

Salah satu contohnya terlihat pada penyelenggaraan kegiatan tasyakuran siswa yang melibatkan komite sekolah dan paguyuban orang tua. Kolaborasi tersebut memungkinkan kegiatan berjalan lancar tanpa membebani tenaga pendidik.

Suwarjana menjelaskan kebijakan terkait kegiatan wisuda maupun outing class (belajar di luar kelas/red) dilakukan melalui musyawarah bersama. Dalam pelaksanaannya, komite dan paguyuban berperan aktif sebagai penyelenggara kegiatan.

"Guru dan kepala sekolah menjadi tamu dalam kegiatan tersebut. Semua dibicarakan dan diputuskan melalui kesepakatan bersama," ujarnya.

Karena itu, ia mengharapkan, para guru tidak terus dikaitkan dengan berbagai tuduhan negatif terkait penyelenggaraan kegiatan sekolah. Sebab, setiap bentuk partisipasi masyarakat dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain memberikan pengalaman belajar, kegiatan di luar kelas juga dinilai memiliki nilai edukatif. Pengalaman tersebut dapat menjadi kenangan sekaligus motivasi bagi siswa dalam meraih cita-cita.

Salah satu pelajar peraih Penghargaan Berkarakter dan Berprestasi Amanina Aila Setiyawan (kanan) foto bersama Wali Kelas 6 A, SDN Lowokwaru 3 Kota Malang, Seno Indramaji S.Pd (Foto: RRI.CO.ID/Paguyuban orang tua)

Sementara itu, Kepala SDN Lowokwaru 3, Dra Anis Yuniati mengingatkan, bahwa keberhasilan pendidikan tidak semata-mata diukur melalui nilai akademik. Pendidikan juga bertujuan membentuk karakter yang kuat dalam diri peserta didik.

"Nilai tertinggi pendidikan bukan hanya angka rapor atau penghargaan yang diraih. Namun, bagaimana siswa menjadi pribadi yang berakhlak mulia, jujur, tangguh, peduli, mandiri, dan bertanggung jawab," katanya.

Pandangan sama disampaikan perwakilan orang tua siswa, Dhinie Rahmania Ayla, yang menilai, kelulusan merupakan gerbang menuju perjalanan baru. Menurutnya, tasyakuran kelulusan juga menjadi ruang untuk menciptakan kenangan kebersamaan yang akan dikenang sepanjang masa.

"Kami mengapresiasi berbagai program pendidikan yang diterapkan sekolah. Salah satunya, dalam membentuk karakter peserta didik.

Menurutnya, pembelajaran di SDN Lowokwaru 3 tidak hanya menekankan kecerdasan akademik. Sekolah juga berhasil membangun karakter siswa agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak baik.

Momen kebersamaan paguyuban orang tua bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana dan Kepala SDN Lowokwaru 3, Dra Anis Yuniati (Foto: RRI.CO.ID/Paguyuban orang tua)

Berikut Daftar Peraih Penghargaan Kelas VI SDN Lowokwaru 3 Kota Malang Tahun Ajaran 2025-2026

Penghargaan Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tertinggi Matematika:

  1. Chalisa Adelle Salsabila
  2. Sahrul Romadon
  3. Alverreli Laksmana Djatmiko

Penghargaan Nilai TKA Tertinggi Bahasa Indonesia:

  1. Kim Zheira Jaden
  2. Cahaya Cinta Az-zahra
  3. Kirana Maya Susanto

Penghargaan Nilai Rata-Rata TKA Tertinggi:

  1. Kim Zheira Jaden
  2. Chalisa Adelle Salsabila
  3. Alverreli Laksmana Djatmiko
  4. Andani Yurie Gastiasih
  5. Wisanggeni Aksa Nugroho

Penghargaan Berkarakter dan Berprestasi

  1. Keynetha Auliannisa Prasetyo
  2. Mikayla Reynia Pramesthi
  3. Nayla Rahma Azzahra
  4. Hiero Gahyaka Hasan
  5. Rizki Dewa Wicaksana
  6. Amanina Aila Setiyawan

Penghargaan Prestasi Non Akademik

  1. Andani Yurie Gastiasih
  2. Khanza Shafia Kurniawan
  3. Revina Putri Felisa
  4. Nafisah Aila Cahya Rafani
  5. Ardiansyah Rafi Wardana
  6. Falisha Zian Rizwana
  7. Sazkia Fianjoyo
  8. Queenza Faiha Azzahra
  9. Nailin Najwah Nur Assyifah
  10. Mohammad Fajri Aldiansyah
  11. Dhamar Rafa Sabilillah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....