1 Muharram, PB Mathla’ul Anwar Serukan Penguatan Ukhuwah dan Pendidikan

  • 17 Jun 2026 01:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PB MA) KH Jazuli Juwaini mengajak seluruh kader dan umat Islam menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat kualitas diri, memperdalam ilmu pengetahuan
  • Serta meningkatkan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa
  • Pesan tersebut disampaikan KH Jazuli saat memberikan tausiyah dalam peringatan 1 Muharram 1448 H di Dayah Nurul Fikri, Desa Lhang, Kabupaten Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darussalam

RRI.CO.ID, Aceh Besar - Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PB MA) KH Jazuli Juwaini mengajak seluruh kader dan umat Islam menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat kualitas diri, memperdalam ilmu pengetahuan. Serta meningkatkan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa.

Pesan tersebut disampaikan KH Jazuli saat memberikan tausiyah dalam peringatan 1 Muharram 1448 H di Dayah Nurul Fikri, Desa Lhang, Kabupaten Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darussalam. "Hijrah bukan sekadar pergantian waktu, tetapi tekad untuk menjadi lebih baik dari hari kemarin, santri harus menjadi motor penggerak kemajuan umat dan bangsa dengan karakter keislaman yang kuat serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi," kata Jazuli, Rabu, 17 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan santri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Turut mendampingi Sekretaris Jenderal PB Mathla’ul Anwar Yanuar Arif Wibowo, sementara rombongan disambut Mudir ‘Aam Dayah Nurul Fikri Aceh Tgk. H. Afrial Hidayat dan Ketua PW Mathla’ul Anwar Aceh Tgk. H. Makhyaruddin Yusuf.

Dalam tausiyahnya, Jazuli juga mengingatkan pentingnya evaluasi dan pembenahan organisasi agar Mathla’ul Anwar tetap relevan. Dalam menjawab tantangan zaman.

Menurutnya, organisasi harus lebih fokus pada program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Seperti penguatan pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, pengembangan kader, serta pelayanan sosial dan dakwah.

"Jangan terjebak pada persoalan-persoalan internal yang tidak produktif. Soliditas, ukhuwah, dan pengabdian kepada umat harus menjadi prioritas utama," ujarnya.

Jazuli menilai tantangan bangsa ke depan membutuhkan organisasi keagamaan yang kuat, modern, dan mampu melahirkan generasi yang berakhlak, berilmu, serta memiliki daya saing. Pada kesempatan tersebut, Jazuli juga menjelaskan dipilihnya Aceh sebagai lokasi peringatan Tahun Baru Islam karena memiliki posisi penting dalam sejarah Islam dan perjalanan bangsa Indonesia.

"Aceh dikenal sebagai Serambi Makkah yang memiliki kontribusi besar dalam penyebaran Islam, pendidikan keagamaan. Serta perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia," ucapnya.

Sebagai anggota DPR RI, Jazuli juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Aceh, termasuk mendukung keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus). Guna mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, pihak Dayah Nurul Fikri menyampaikan apresiasi atas kehadiran pimpinan PB Mathla’ul Anwar di Aceh yang dinilai semakin mempererat silaturahmi. Antara keluarga besar Mathla’ul Anwar dengan kalangan pesantren dan masyarakat Aceh.

Peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah tersebut menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, membangun semangat kebersamaan. Serta meneguhkan komitmen mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing untuk kemajuan umat dan bangsa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....