Bamus Betawi Gelar Raker 2026, Siapkan Program Strategis Sambut Lima Abad Jakarta
- 16 Jun 2026 18:18 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Bamus Betawi menggelar Rapat Kerja (Raker) 2026 di Hotel Acacia, Kramat, Jakarta Pusat, pada 16-17 Juni 2026.
- Ketum Bamus Betawi, H. Riano P Ahmad mengatakan, selama dua hari raker, masing-masing bidang di Bamus Betawi akan merumuskan program-program strategis organisasi.
- Riano menegaskan komitmen Bamus Betawi untuk terus bersinergi dengan Pemprov DKI sekaligus mendukung kebijakan yang dijalankan Gubernur DKI Pramono Anung.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi menggelar Rapat Kerja (Raker) 2026 di Hotel Acacia, Kramat, Jakarta Pusat, pada 16-17 Juni 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Menyongsong Lima Abad Jakarta, Kota Budaya dan Kota Global” itu dibuka oleh Askesra Pemprov DKI, Ali Maulana Hakim, Selasa 16 Juni 2026.
Raker tersebut menjadi momentum penting bagi Bamus Betawi untuk menyusun arah kebijakan dan program kerja organisasi. Terlebih dalam menghadapi berbagai tantangan serta peluang pembangunan Jakarta menjelang usia lima abad Jakarta.
Sejumlah tokoh Betawi dan pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut menghadiri kegiatan tersebut. Di antaranya Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi (MKB) Fauzi Bowo atau Bang Foke, Ketua PMI DKI Jakarta Beky Mardani, Ketua Umum DPP Forkabi Abdul Ghoni, serta Sekjen Forkabi Syarif Hidayatullah.
Selain itu, dalam kesempatan ini Bamus Betawi juga menghadirkan Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta, Eky Darmayanti. Ia hadir sebagai narasumber utama dalam forum tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Bamus Betawi, H. Riano P Ahmad mengatakan, selama dua hari pelaksanaan raker, masing-masing bidang di Bamus Betawi akan menggelar rapat kerja untuk membahas dan merumuskan program-program strategis organisasi sepanjang tahun 2026.
Ia menilai, raker kali ini juga memiliki arti penting karena berlangsung di tengah dinamika status Jakarta pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang baru saja memutuskan Jakarta tetap berstatus sebagai Ibu Kota Negara. Yakni, hingga Presiden menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) terkait pemindahan ibu kota ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Riano lantas menegaskan komitmen Bamus Betawi untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sekaligus mendukung berbagai kebijakan yang dijalankan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
Ia juga menekankan, bahwa konsolidasi organisasi menjadi langkah penting untuk memperkuat silaturahmi dan soliditas keluarga besar Bamus Betawi di tanah Betawi.
“Raker ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat Betawi dalam membangun Jakarta yang inklusif dan modern menuju kota global. Namun, dengan tetap berakar kuat pada nilai-nilai budaya lokal Betawi,” ujar Riano yang juga Anggota DPRD DKI itu.
Ia berharap forum raker tersebut mampu menghasilkan berbagai program strategis yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Betawi. Sekaligus berkontribusi dalam pembangunan Jakarta ke depan.
Sebagai organisasi payung yang menghimpun berbagai elemen dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Betawi, Bamus menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah aspirasi masyarakat serta mitra strategis Pemda DKI.
Adapun fokus utama organisasi ini adalah menjaga dan melestarikan adat istiadat serta budaya Betawi. Sekaligus memperjuangkan hak-hak masyarakat Betawi sebagai penduduk asli Jakarta di tengah transformasi ibu kota menuju kota global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....