BMKG Pastikan Gempa Magnitudo 6,7 di Palu Tak Berpotensi Tsunami

  • 16 Jun 2026 14:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BMKG memastikan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Palu, Sulawesi Tengah, Selasa 16 Juni 2026 tidak berpotensi tsunami
  • Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
  • BMKG juga mengungkapkan telah menerima laporan awal mengenai sejumlah kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.

RRI.CO.ID, Jakarta - BMKG memastikan gempa magnitudo 6,7 di Palu tidak berpotensi tsunami. Analisis menunjukkan gempa tidak memicu gelombang laut berbahaya.

Direktur Gempabumi BMKG Wijayanto menyampaikan hasil pemodelan tersebut. Ia menegaskan tidak ada ancaman tsunami dari gempa ini.

"Gempa M6,7 ini berdasarkan pemodelan tidak berpotensi tsunami. Hasil analisis menunjukkan tidak ada ancaman gelombang laut," kata Wijayanto dalam keterangan tertulis, Selasa, 16 Juni 2026.

Gempa terjadi pukul 10.27 WIB dengan pusat di darat. Lokasinya berada 42 kilometer tenggara Kota Palu.

Episenter gempa berada pada kedalaman 10 kilometer. BMKG menyebut gempa ini tergolong gempa dangkal.

Gempa dipicu aktivitas sesar aktif dengan mekanisme normal fault. Guncangan terasa kuat di sejumlah wilayah sekitar.

Intensitas tertinggi mencapai VI hingga VII MMI di Palu. Sementara di Sigi tercatat V hingga VI MMI.

Wilayah lain merasakan guncangan dengan intensitas lebih rendah. Getaran juga terasa hingga beberapa kabupaten di Sulawesi.

BMKG menerima laporan awal adanya kerusakan bangunan. Pendataan dampak masih dilakukan oleh instansi terkait.

Hingga kini tercatat sembilan gempa susulan terjadi. Gempa terbesar bermagnitudo 5,1.

BMKG meminta masyarakat tetap tenang dan waspada. Warga diminta menghindari bangunan yang rusak.

Informasi resmi hanya dapat diakses melalui kanal BMKG. Hal ini untuk mencegah penyebaran informasi tidak valid.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....