Pabrik Pipa di Cikupa Tangerang Terbakar, Satu Karyawan Luka-luka
- 15 Jun 2026 07:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gudang pipa milik PT Sanfu Plastic Indonesia di Jalan Talaga Mas Raya, Cikupa, Kabupaten Tangerang, mengalami kebakaran pada Minggu 14 Juni 2026.
- Satu karyawan perusahaan tersebut mengalami luka bakar yang cukup serius.
RRI.CO.ID, Tangerang – Kebakaran hebat melanda gudang pipa paralon di Jalan Talaga Mas Raya, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Minggu 14 Juni 2026. Selain melalap bangunan milik PT Sanfu Plastic Indonesia itu, amukan si jago merah juga merambah enam gedung lainnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan kobaran api terlihat memerah dan melahap sejumlah struktur bangunan. Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi ke angkasa, bahkan terlihat jelas dari jarak hingga 7,5 kilometer.
Saat dilakukan upaya pemadaman, beberapa kali terdengar suara ledakan keras dari dalam area yang terbakar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menyatakan penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan.
“Kami belum dapat memastikan atau mengetahui,” Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik. “Petugas masih melakukan pemadaman dan pendinginan.”
Komandan Peleton (Danton) BPBD Kabupaten Tangerang, Amirudin, menambahkan titik api pertama berada di bagian belakang gudang penyimpanan pipa paralon. “Karena angin kencang, api merambat ke enam bangunan dari tiga perusahaan yang ada di sini,” katanya.
Amirudin menjelaskan bangunan yang terbakar digunakan untuk berbagai aktivitas seperti penyimpanan pipa, produksi ikat rambut, hingga pengolahan biji plastik. Dalam penanganan kebakaran tersebut, BPBD Kabupaten Tangerang mengerahkan 10 unit armada pemadam kebakaran.
Selain angin yang cukup kencang, Amirudin menyebut satu kendala lainnya untuk memadamkan api. “Kami kesulitan menjangkau sumber air yang sangat minim,” ucapnya.
Pada insiden tersebut seorang karyawan PT Sanfu Plastic Indonesia mengalami luka-luka di bagian lengan kanan dan kini. “Lukanya cukup serius, tetapi yang bersangkutan telah mendapatkan penanganan medis,” kata Amirudin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....