BGN Laporkan 62 Dapur MBG Kabupaten Tangerang Berenti Beroperasi
- 11 Jun 2026 20:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Tangerang melaporkan sebanyak 62 dapur Makan Bergizi Gtaris (MBG) berhenti beroperasi
- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut menunggu pencairan anggaran
RRI.CO.ID, Tangerang - Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Tangerang melaporkan sebanyak 62 dapur Makan Bergizi Gtaris (MBG) berhenti beroperasi. Lantaran, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut menunggu pencairan anggaran.
"Total ada 62 SPPG berhenti, karena kebanyakan yang belum pencairan anggaran. Mereka akan beroperasi bila angarannya tekah cair," ujar Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Tangerang, Priyo Basuki, Kamis 11 Juni 2026.
Priyo mengatakan penghentian operasional SPPG disejumlah wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang sudah berlangsung dalam satu pekan ini. Alasannya anggaran belum dicairkan dari BGN Pusat.
| Baca juga: BGN Bekukan 41 Dapur MBG di Tangsel |
"Sudah terjadi sejak minggu ini, kebanyakan SPPG yang berhenti karena belum turun anggaran. Tapi untuk SPPG yang baru akan running," ucapnya.
Menurutnya, pemulihan operasional pada dapur MBG tersebut setelah dana operasional dikirim ke masing-masing SPPG oleh BGN Pusat. Kabupaten Tangerang terdapat 295 SPPG dengan jumlah cakupan sebanyak 750.220 penerima manfaat.
Sekadar gambaran, untuk anggaran atau insentif program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto ini diatur berdasarkan keputusan Kepala BGN terkait petunjuk teknis tata kelola penyelenggaraan MBG.
Dasar perhitungannya nilai Rp6 juta per hari diperoleh dari estimasi biaya fasilitas sewa lahan, bangunan dapur, gudang, alat masak modern dan lain-lain sebesar Rp2.000 per porsi dikalikan kapasitas layanan maksimal 3.000 penerima manfaat.
Insentif diberikan selama 313 hari dalam setahun, dikurangi hari minggu dalam setahun atau 365 hari dan dibayarkan maksimal setiap dua pekan operasional. Adapun tiga orang pimpinan BGN baru telah resmi dilantik melalui Keputusan Presiden RI Nomor 18/M Tahun 2026 tertanggal 8 Juni 2026 kemarin, yakni Kepala BGN Naniek Sudaryati Deyang serta dua wakilnya Mayjen TNI Trenggono serta Agustina Arumsari.
Sebelumnya, BGN juga telah membekukan 41 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Sejatinya jumlah keseluruhan yang tercatat selama program Presiden Prabowo Subianto bergulir di Kota Tangerang Selatan sebanyak 131 dapur MBG.
"Dari 131 dapur MBG di Kota Tangsel (Tangerang Selatan, Red), sudah menskor atau suspend terhadap 41 SPPG. Tapi yang sudah beroperasional aktif 109, sisanya lagi persiapan," ujar Koordinator Wilayah BGN Kota Tangsel, Nindy Sabrina, Kamis 11 Juni 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....