Gunung Semeru Erupsi Enam Kali, Letusan Capai 1.000 Meter
- 11 Jun 2026 18:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, tercatat mengalami enam kali erupsi pada Kamis, 11 Juni 2026
- Tinggi kolom letusan mencapai 1.000 meter di atas puncak gunung
- Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, mengatakan erupsi tertinggi terjadi pada pukul 08.03 WIB
RRI.CO.ID, Lumajang – Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, tercatat mengalami enam kali erupsi pada Kamis, 11 Juni 2026. Tinggi kolom letusan mencapai 1.000 meter di atas puncak gunung.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, mengatakan erupsi tertinggi terjadi pada pukul 08.03 WIB. Ini dengan kolom abu mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut.
"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat daya. Erupsi terekam dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 94 detik," kata Sigit.
Erupsi pertama terjadi pada pukul 00.41 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 600 meter di atas puncak. Abu vulkanik teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang mengarah ke barat daya.
Berdasarkan hasil pengamatan kegempaan periode pukul 06.00 hingga 12.00 WIB, tercatat 18 kali gempa letusan atau erupsi, satu kali gempa guguran. Lalu enam kali gempa hembusan, satu kali gempa harmonik, serta tiga kali gempa tektonik jauh.
Saat ini Gunung Semeru masih berstatus Level III atau Siaga. Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi.
Selain itu, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari sempadan Sungai Besuk Kobokan. Karena berpotensi terdampak awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
"Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah. Atau puncak Gunung Semeru karena berpotensi terdampak lontaran material pijar," ujarnya.
PVMBG mengimbau masyarakat tetap mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar yang dapat terjadi di sepanjang aliran sungai berhulu di Gunung Semeru. Terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....